MNC raup laba bersih Rp949 M
Selasa, 14 Agustus 2012 - 11:02 WIB
MNC raup laba bersih Rp949 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Media Nusantara Citra (MNCN) membukukan laba bersih selama tujuh bulan menjadi Rp949 miliar atau naik 43 persen dari tahun lalu sebesar Rp662,9 miliar.
"Diperkuat dua bisnis utamanya di tiga televisi free-to-air (FTA) dan bisnis konten, sampai Juli 2012 membukukan pendapatan konsolidasi tumbuh 23 persen menjadi Rp3,6 triliun dari Rp2,9 triliun pada periode yang sama tahun lalu," ungkap Investor Relations MNC Robert Satrya, dalam siaran pers, di Jakarta, Selasa (14/8/2012).
Robert menambahkan, laba sebelum pajak atau EBITDA perseroan tumbuh 37 persen melebihi target yang ditetapkan sebesar 17 persen. Marjin EBITDA juga meningkat dari 37 persen menjadi 42 persen.
"Earning per share (EPS) sampai Juli 2012 adalah Rp69 atau naik dari Rp49 untuk periode yang sama tahun lalu," tambah dia.
Sampai Juli, Robert menambahkan, pendapatan iklan MNCN naik sebesar 29 persen menjadi Rp3,1 triliun dari Rp2,4 triliun pada 2011.
"Pertumbuhan pendapatan dari iklan ini sebagian besar dikarenakan oleh kenaikan rate card occupancy level yang meningkat dan juga pendapatan dari UEFA EURO Cup. Ketiga televisi FTA MNC juga mempertahankan kinerja yang kuat dengan pangsa pemirsa (All 5+) sebesar 39 persen pada prime time," jelas dia.
Pendapatan dari bisnis konten, jelasnya, meningkat 200 persen menjadi Rp40,8 miliar dari Rp13,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
"Peningkatan yang pesat ini disebabkan oleh MNC Channels yang merupakan bagian dari paket dasar televisi berbayar MNC Sky Vision (Sky Vision) melalui ketiga merknya yaitu Indovision, Top TV dan Okevision. Oleh karena itu, pertumbuhan pada bisnis konten MNC akan sejalan dengan pertumbuhan jumlah pelanggan pada Sky Vision," tambah Robert.
Sebagai informasi, jumlah pelanggan Sky Vision Juli lalu mencapai 1,47 juta atau tumbuh 26 persen dari Januari ke Juli dengan pertumbuhan pelanggan bersih sebesar 306 ribu pelanggan.
"Diperkuat dua bisnis utamanya di tiga televisi free-to-air (FTA) dan bisnis konten, sampai Juli 2012 membukukan pendapatan konsolidasi tumbuh 23 persen menjadi Rp3,6 triliun dari Rp2,9 triliun pada periode yang sama tahun lalu," ungkap Investor Relations MNC Robert Satrya, dalam siaran pers, di Jakarta, Selasa (14/8/2012).
Robert menambahkan, laba sebelum pajak atau EBITDA perseroan tumbuh 37 persen melebihi target yang ditetapkan sebesar 17 persen. Marjin EBITDA juga meningkat dari 37 persen menjadi 42 persen.
"Earning per share (EPS) sampai Juli 2012 adalah Rp69 atau naik dari Rp49 untuk periode yang sama tahun lalu," tambah dia.
Sampai Juli, Robert menambahkan, pendapatan iklan MNCN naik sebesar 29 persen menjadi Rp3,1 triliun dari Rp2,4 triliun pada 2011.
"Pertumbuhan pendapatan dari iklan ini sebagian besar dikarenakan oleh kenaikan rate card occupancy level yang meningkat dan juga pendapatan dari UEFA EURO Cup. Ketiga televisi FTA MNC juga mempertahankan kinerja yang kuat dengan pangsa pemirsa (All 5+) sebesar 39 persen pada prime time," jelas dia.
Pendapatan dari bisnis konten, jelasnya, meningkat 200 persen menjadi Rp40,8 miliar dari Rp13,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
"Peningkatan yang pesat ini disebabkan oleh MNC Channels yang merupakan bagian dari paket dasar televisi berbayar MNC Sky Vision (Sky Vision) melalui ketiga merknya yaitu Indovision, Top TV dan Okevision. Oleh karena itu, pertumbuhan pada bisnis konten MNC akan sejalan dengan pertumbuhan jumlah pelanggan pada Sky Vision," tambah Robert.
Sebagai informasi, jumlah pelanggan Sky Vision Juli lalu mencapai 1,47 juta atau tumbuh 26 persen dari Januari ke Juli dengan pertumbuhan pelanggan bersih sebesar 306 ribu pelanggan.
(gpr)
Lihat Juga :