Realisasi investasi Foxconn akhir 2012

Rabu, 15 Agustus 2012 - 09:03 WIB
Realisasi investasi...
Realisasi investasi Foxconn akhir 2012
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan Foxconn Technology Group merealisasikan rencana investasinya di Indonesia pada Desember atau akhir tahun ini.

Menteri Perindustrian MS Hidayat memperkirakan, investasi perusahaan pembuat peranti keras dan lunak komputer atau komponen elektronik asal China dengan nilai sekitar USD5–10 miliar itu akan dilakukan secara bertahap.

Awalnya, perusahaan yang selama ini menjadi mitra dari Apple itu akan merakit telepon seluler (handphone/HP) sebanyak 3 juta unit. Namun, Hidayat belum tahu berapa nilai investasi Foxconn pada tahap awal tersebut.

”Lahan sudah siap. Kebetulan di situ ada bangunannya juga.Nanti mereka akan merenovasi agar sesuai dengan kebutuhan,” kata Hidayat seusai rapat tertutup dengan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri, dan perwakilan Foxconn di Kemenperin, Jakarta,kemarin.

Dia mengatakan, lokasi pabrik kemungkinan berada di Cikande, Banten, dengan luas sekitar 5.000 meter persegi (m2) dan luas bangunan sekitar 4.000 m2.

Menurut Hidayat, per Juli 2013, investasi tahap awal akan ditingkatkan, yakni dengan menambah lahan seluas 400 m2. Saat itu Foxconn akan mulai melakukan produksi, tidak hanya sekadar merakit.

Dia berharap, HP buatan Foxconn bisa mengurangi importasi di pasar domestik. ”Per Juli 2013 itu kapasitas produksinya jadi 10 juta unit per tahun. Tidak hanya HP, tapi juga TV, dan produk lain. Pada saat itu akan di-launching. Akan terjadi substitusi impor HP yang selama ini dipacu oleh konsumsi yang tinggi,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah akan menggandeng mitra lokal untuk bekerja sama dengan Foxconn, baik BUMN atau swasta, seperti Polytron.

“Polytron karena dia satu-satunya merek Indonesia yang memproduksi televisi dan jaringannya bagus. Satu lagi ada BUMN dan swasta yang kita ajak. Tapi, ini masih dibahas. Rencana ini sudah bisa dipastikan. Timnya bekerja cepat, memproses, dan memastikan lokasi yang akan dipakai,” kata mantan ketua umum Kadin ini.

Diketahui, impor HP pada 2011 diperkirakan mencapai 60 juta unit. Kementerian Perdagangan mencatat, volume impor HP selama semester I/2011 mencapai sekitar 8,19 juta kilogram (kg) atau naik 1,68 persen dibandingkan periode sama 2010 yang sebesar 8,05 juta kg.

Ketua Asosiasi Importir Seluler Indonesia (AISI) Eko Nilam mengatakan, impor telepon seluler biasanya naik 20–25 persen per tahun.

Menurut Eko, peningkatan impor selalu terjadi, bahkan yang ilegal semakin membanjiri pasar domestik. Foxconn selama ini dikenal sebagai perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen-komponen elektronik untuk beberapa merek terkenal seperti Apple, Nokia, dan Google.

Dalam kemitraan antara Foxconn dengan Apple, salah satu produksinya adalah iPad. Foxconn telah berinvestasi di Brasil dan berencana menambah lima fasilitas produksi baru di negara tersebut.

Terkait pemberian insentif, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri mengatakan bahwa hal itu masih dibahas. Namun, telekomunikasi memang menjadi salah satu sektor yang mendapatkan kemudahan pajak.

”Tadi kami bicara mengenai semuanya, termasuk soal lahan sampai produksinya. Mereka sudah datang ke lokasi pabrik dan memperhitungkan,” katanya.

Kepala Pusat Pengkajian Kebijakan dan Iklim Usaha Industri Badan Pengkajian Kebijakan Iklim dan Mutu Industri Kemenperin Haris Munandar mengatakan, insentif bisa diberikan apabila perusahaan atau investor terkait bisa memenuhi semua syarat dan ketentuan, termasuk soal berapa besar investasinya. ”Dan apakah dia juga masuk industri pionir, baru akan diproses,” ujarnya.

Pemberian insentif harus didiskusikan dengan Kementerian Keuangan. Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar mengatakan, Foxconn merupakan salah satu dari beberapa rencana investor yang saat ini sedang mengincar Indonesia sebagai negara tujuan investasi.

”Soal Foxconn, kami juga diminta Menperin untuk membantu lokasi lahan. Kalau katanya Cikande Modernland jadi lokasinya, memang di daerah itu merupakan salah satu pengembang yang sudah siap menampung Foxconn. Tapi, saya belum tahu pasti,” katanya.

Menurut dia, luas lahan di Cikande Modernland sekitar 700 hektare, dan saat ini kemungkinan sudah hampir terisi penuh.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ratusan Karyawan Keracunan,...
Ratusan Karyawan Keracunan, Apple Tutup Sementara Pabrik iPhone di India
Protes Pecah di Pabrik...
Protes Pecah di Pabrik iPhone China, Pekerja Bentrok dengan Polisi
Groundbreaking Pabrik...
Groundbreaking Pabrik Foxconn Rp120 Triliun Belum Terwujud, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Foxconn Siapkan Rp10...
Foxconn Siapkan Rp10 Triliun Bangun Pabrik iPhone di India, Serap 100.000 Tenaga Kerja
Mengapa iPhone Diproduksi...
Mengapa iPhone Diproduksi di China? Bukan Karena Murah, Ini Penjelasannya!
H-1! Ayo Daftar Webinar...
H-1! Ayo Daftar Webinar Gratis Kenal Investasi Syariah bersama MNC Sekuritas dan BEI
Berita Terkini
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
6 menit yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
12 menit yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
1 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
1 jam yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved