Perkuat ekonomi nasional, butuh koordinasi internasional
Kamis, 16 Agustus 2012 - 13:15 WIB
Perkuat ekonomi nasional, butuh koordinasi internasional
A
A
A
Sindonews.com - Sebagai salah satu anggota di G-20, Indonesia senantiasa memberi dukungan pada upaya bersama untuk mencapai pertumbuhan global yang makin kuat, berimbang, inklusif, dan berkelanjutan.
"Kita juga terus menunjukkan komitmen untuk memajukan kepentingan negara-negara berkembang di forum G-20. Kita terus mendorong koordinasi G-20 bagi terciptanya keamanan pangan dan energi, pembangunan infrastruktur, proteksi sosial, financial inclusion, perdagangan yang adil, dan penciptaan lapangan kerja," papar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraannya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Semuanya itu, lanjut SBY, ditempuh tidak hanya untuk menguatkan kepentingan nasional di forum-forum internasional, tetapi juga demi keseimbangan kepentingan bersama antar bangsa di dunia.
Selain itu, dalam menyikapi krisis ekonomi global dalam kerangka G-20, Indonesia mendorong adanya keterkaitan di tiga arena di lingkup nasional, kawasan, dan global.
"Dalam lingkup nasional, masing-masing negara harus berupaya menyehatkan perekonomiannya. Di kawasan Zona Eropa, kita berharap segera terdapat solusi atas krisis ekonomi," ungkap SBY.
Sementara itu, kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur diharapkan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dunia. "Dalam lingkup global, tentu diperlukan kerja sama kolektif, kebijakan yang tepat, didorong oleh perdagangan dan investasi, serta penguatan sektor keuangan secara seksama," pungkasnya.
"Kita juga terus menunjukkan komitmen untuk memajukan kepentingan negara-negara berkembang di forum G-20. Kita terus mendorong koordinasi G-20 bagi terciptanya keamanan pangan dan energi, pembangunan infrastruktur, proteksi sosial, financial inclusion, perdagangan yang adil, dan penciptaan lapangan kerja," papar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidato kenegaraannya, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Semuanya itu, lanjut SBY, ditempuh tidak hanya untuk menguatkan kepentingan nasional di forum-forum internasional, tetapi juga demi keseimbangan kepentingan bersama antar bangsa di dunia.
Selain itu, dalam menyikapi krisis ekonomi global dalam kerangka G-20, Indonesia mendorong adanya keterkaitan di tiga arena di lingkup nasional, kawasan, dan global.
"Dalam lingkup nasional, masing-masing negara harus berupaya menyehatkan perekonomiannya. Di kawasan Zona Eropa, kita berharap segera terdapat solusi atas krisis ekonomi," ungkap SBY.
Sementara itu, kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur diharapkan mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dunia. "Dalam lingkup global, tentu diperlukan kerja sama kolektif, kebijakan yang tepat, didorong oleh perdagangan dan investasi, serta penguatan sektor keuangan secara seksama," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :