DPR imbau pemerintah tetap fokus

Kamis, 16 Agustus 2012 - 21:13 WIB
DPR imbau pemerintah...
DPR imbau pemerintah tetap fokus
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyarankan agar pemerintah tetap konsentrasi dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi. Hal ini bertujuan agar pemerintah tidak terbuai dengan hasil yang sudah dicapai dalam tiga tahun terakhir.

"Pemerintah perlu memberikan bukti yang realistis dalam upaya penciptaan lapangan kerja baru dan program jaminan sosial bagi masyarakat miskin," kata Ketua DPR, Marzuki Alie ketika membuka rapat paripurna DPR RI pembukaan masa persidangan I tahun 2012-2013 di gedung Paripurna 1 Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012).

Agenda utama pada sidang paripurna kali ini adalah pidato Presiden dalam penyampaian keterangan Pemerintah atas RAPBN 2013 beserta nota keuangannya.

Marzuki Alie menilai Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang cukup optimis yakni 6,8-7,2 persen. Akan tetapi menurutnya DPR ingin mengingatkan bahwa ada persyaratan penting untuk dapat mencapai pertumbuhan tersebut.

"Pertumbuhan ekonomi disebut berkualitas apabila dapat menciptakan kesempatan kerja dan pengurangan tingkat kemiskinan yang disertai dengan pemerataannya," jelasnya.

Marzuki merasa ada sedikit kekhawatiran bahwa perekonomian Indonesia akan menghadapi tantangan yang sangat berat di tahun 2013.

"Perlu diingatkan bahwa semua negara dalam era globalisasi cepat atau lambat akan terpengaruh dan tidak kebal terhadap krisis, termasuk Indonesia," tambahnya.

Maka dari itu, DPR meminta Pemerintah untuk bekerja lebih keras dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang kuat berkat kuatnya faktor konsumsi domestik dan investasi.

"DPR terus mendorong Pemerintah untuk secara konsisten melaksanakan kebijakan penghematan konsumsi BBM bersunsidi yang cenderung meningkat," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
38 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
52 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved