Apple, saham paling berharga sepanjang sejarah

Selasa, 21 Agustus 2012 - 15:09 WIB
Apple, saham paling...
Apple, saham paling berharga sepanjang sejarah
A A A

Sindonews.com - Nyaris setahun setelah menggantikan Exxon Mobil sebagai saham terbesar di pasar saat ini, Apple kembali memasuki catatan sejarah dengan menjadi saham yang paling berharga untuk yang pernah diperdagangkan.

Saham Apple ditutup di titik tertinggi dalam sejarah yaitu sebesar USD665,15 pada penutupan hari Senin kemarin, mengakhiri hari dengan market cap rekor USD623,5 miliar.

Dengan gain tersebut maka Apple (AAPL) berhasil mengalahkan puncak kapitalisasi pasar Microsoft (MSFT) yang tercatat sebesar USD618,9 miliar, yang terjadi pada lebih dari 12,5 tahun yang lalu, pada 30 Desember 1999. Itu terjadi pada puncak booming dot-com dan hanya tiga bulan sebelum Nasdaq Composite memuncak di semua waktu tinggi dari 5,132.52.

Sebagaimana dikutip dari CNBC, Selasa (21/8/2012), tidak ada yang tampaknya memperlambat pergerakan saham Apple pada perdagangan kemarin. Saham Apple terus meningkat selama tiga bulan terakhir dalam mengantisipasi tingginya iPhone baru dan model iPad yang telah diperkirakan untuk memukul toko pada paruh kedua tahun ini. Bahkan pendapatan mengecewakan melaporkan akhir bulan lalu tidak sedikitpun menakuti investor karena mereka tetap fokus target peluncuranviPhone bulan depan.

Meskipun membayar dividen pekan lalu untuk pertama kalinya sejak tahun 1995, saham Apple diam-diam ditutup pada tertinggi bersejarah dan melihat kapitalisasi pasar yang dekat di atas USD600 miliar untuk pertama kalinya pada hari Jumat, 17 Agustus 2012 lalu.

Bahkan, Apple telah melihat pasar tutupnya ganda dari USD300 miliar menjadi USD600 miliar dalam 19 bulan. Sekarang, market cap Apple kolosal secara kasar setara dengan topi pasar gabungan dari teknologi raksasa IBM (IBM), Google (GOOG), Intel (INTC), dan Hewlett-Packard (HPQ).

Seperti saham Apple terus mendorong lebih tinggi, kesenjangan antara kapitalisasi pasar dan bahwa perusahaan terbesar kedua, Exxon Mobil (XOM), terus melebar.

Saham Apple kini lebih dari 50 persen lebih besar dari Exxon Mobil, dengan lebih dari USD200 miliar, kesenjangan itu makin besar, mengingat hanya sembilan saham di S & P 500 memiliki kapitalisasi pasar sebesar USD200 miliar atau lebih.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Apple Jadi Pembeli Chip...
Apple Jadi Pembeli Chip Terbanyak Selama 2020
Penjualan iPhone Diprediksi...
Penjualan iPhone Diprediksi Melampaui Samsung untuk Pertama Kalinya
Geser Posisi Samsung,...
Geser Posisi Samsung, Apple Jadi Smartphone Terlaris di Dunia
Badai Inflasi Komponen...
Badai Inflasi Komponen Menghadang: Pasar Ponsel Global Diprediksi Terkoreksi di 2026
Lawan Apple Vision Pro,...
Lawan Apple Vision Pro, Samsung Siap Hadirkan Kacamata Pintar
Samsung Puji Penggunaan...
Samsung Puji Penggunaan USB-C di iPhone
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved