Bappenas: Perpres No. 70/2012 mampu tingkatkan serapan anggaran

Sabtu, 25 Agustus 2012 - 15:10 WIB
Bappenas: Perpres No....
Bappenas: Perpres No. 70/2012 mampu tingkatkan serapan anggaran
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Wakil Kepala Bappenas Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan, dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 70/2012 mengenai barang dan jasa, penyerapan anggaran belanja modal diharapkan bisa mencapai 40–50 persen dari semester I/2013.

”Yang jelas tidak serendah tahun kemarin,karena perpres ini telah direvisi. Hasilnya kita harapkan lebih baik,” kata Lukita di Gedung Bappenas, Jakarta, kemarin.

Menurut dia, dengan adanya perpres hasil revisi tersebut, penyerapan belanja modal untuk proses konstruksi memungkinkan adanya direct appointment. Hal itu bisa dilakukan untuk proyek konstruksi dengan nilai Rp 200 juta.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agus Suprijanto mengatakan, peningkatan plafon lelang sederhana dari Rp 200 juta menjadi Rp 5 miliar dalam Perpres No 70/2012 berpotensi meningkatkan realisasi belanja modal pemerintah pada kuartal I/2013. Selama ini komposisi kegiatan atau proyek-proyek pemerintah pusat yang nilainya antara Rp0–100 juta mencapai 1,7 persen.

Adapun, proyek yang nilainya sampai dengan Rp5 miliar, jumlahnya mencapai 20–25 persen. ”Jika batas lelang sederhana naik jadi Rp5 miliar, di awal kuartal proyek-proyek yang nilainya sampai dengan Rp5 miliar bisa dieksekusi, sehingga diharapkan kuartal I/2013 bisa di atas 20 persen,” ujar Agus.

Sebelumnya Menteri PPN / Kepala Bappenas Armida Alisjahbana optimistis perubahan kedua atas Perpres Nomor 54/2010 ini dapat mempercepat penyerapan anggaran belanja pemerintah karena lebih memberi kepastian.

Perubahan pertama Perpres Nomor 54/2010 telah dilakukan pada 2011 dengan diterbitkannya Perpres Nomor 35/ 2011. Sedangkan, perubahan yang tertuang dalam Perpres 70/2012 bertujuan menghilangkan berbagai penghambat dan multitafsir yang membuat penyerapan anggaran terlambat.(dna)
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PP No 109/2012 dan Fasisme...
PP No 109/2012 dan Fasisme Kesehatan
Beratkan Petani, Kementan...
Beratkan Petani, Kementan Tolak Revisi PP No 109/2012
Hikmahanto Nilai Revisi...
Hikmahanto Nilai Revisi PP No 109/2012 Cederai Kedaulatan Negara
Senjata Pamungkas Untuk...
Senjata Pamungkas Untuk Menangkap Djoko Tjandra: SEMA No 1/2012
Penerbitan Perpres No....
Penerbitan Perpres No. 72 Bakal Akselerasi Belanja Negara
Pelestarian Cagar Budaya...
Pelestarian Cagar Budaya Diperkuat Perpres No 1/2022
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
45 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved