Membuat pindahan menjadi ringan

Minggu, 26 Agustus 2012 - 12:29 WIB
Membuat pindahan menjadi...
Membuat pindahan menjadi ringan
A A A
INSPIRASI bisnis bisa datang dari mana saja, bahkan bisa dari kerepotan orang lain dalam melakukan pindahan rumah ataupun kantor. Mitos bahwa pindahan merupakan hal yang merepotkan tampaknya sudah harus dihapus.

Pindahan rumah, apartemen, ataupun kantor kini bisa lebih ringan, aman, dan cepat dengan memanfaatkan jasa pindahan Raja Pindah.Perusahaan yang dibangun M Akbar Djohan tersebut memang hadir untuk menyelesaikan segala persoalan yang terkait pindahan.Akbar secara jeli melihat peluang kerepotan pindahan ini menjadi bisnis menguntungkan, sekaligus memberi kemudahan kepada banyak orang.

“Kita coba hadir tidak hanya di sektor bisnisnya,tetapi juga solusi ke masyarakat yang selama ini menganggap pindahan enteng. Kita ingin bagaimana agar pelanggan itu merasa aman dengan barangnya. Intinya kita ingin membuat pindahan itu simpel, tidak complicated, waswas, dan merepotkan kalau pindah,” ucap Akbar yang ditemui SINDO beberapa waktu lalu. Didirikan pada Mei 2011, Raja Pindah tidak lahir dengan sendirinya. Ada perjalanan panjang yang menyertai kelahirannya.

Akbar menggagas Raja Pindah setelah 12 tahun bergelut di dunia logistik, di bawah bendera MAX Logistics & Distributions. Perusahaan tersebut hanya memfokuskan diri pada pelayanan pindahan komersial partai besar. Sejumlah perusahaan besar telah menjadi kliennya mulai PLN, Pertamina,Total,hingga Exxon. Setelah mantap di jalur pindahan komersial partai besar, Akbar kemudian merintis jasa pindahan di sektor ritel (indekos, apartemen, kantor, perumahan) melalui Raja Pindah pada Mei 2011.

Hanya berselang 1,5 tahun didirikan, Raja Pindah mampu membukukan keuntungan miliaran rupiah, memiliki sekitar 22 cabang di 10 provinsi serta mampu mempekerjakan 60 orang. Dengan tagline “Pindahin apa aja kemana aja”, Raja Pindah ingin membuktikan bahwa jasa pindahan pun bisa sangat menjanjikan. “Setiap weekdays kita bisa menerima 6–8 job dan pada weekend 8–10 job. Kita memang membatasi job karena tidak hanya ingin mengejar kuantitas tapi juga di kualitasnya,” papar mantan Deputy Head of Logistics Kadin tersebut.

Pemilik gelar master human resources management dari Universitas Pancasila ini mengemukakan bahwa bisnis pindahan di Indonesia lebih didominasi perusahaan asing, terutama jasa pindahan di sektor ritel. Setidaknya ada 20 perusahaan yang kini bergerak dalam jasa pindahan, dan delapan besar dari mereka adalah perusahaan asing. Menyadari itulah, Akbar bertekad untuk menjadikan Raja Pindah sebagai raja serta tuan rumah di negeri sendiri. Tidak ingin terlalu mengandalkan asing,Raja Pindah justru lebih banyak memanfaatkan dan menomorsatukan contain localuntuk memantapkan posisi Raja Pindah dalam persaingan mover company atau perusahaan jasa pindahan.

“Kenapa dengan demografi sebesar Indonesia, kita tidak memanfaatkannya (jasa pindahan) di sektor ritel. Mei 2012,kita lebih fokus ke sektor ritel. Raja Pindah hadir dengan satu tekad,ingin mem-positioning menjadi raja dan tuan rumah di negeri sendiri untuk jasa pindahan,”ujarnya. Kendati lebih memanfaatkan contain local, Akbar menegaskan Raja Pindah memiliki kualitas yang tidak kalah dengan perusahaan asing. Semua proses pindahan harus dilakukan sesuai standar operating procedure (SOP) dan dengan menggunakan alat berstandar internasional.

Dengan menggunakan contain local, termasuk sumber daya manusianya, dia meyakini Raja Pindah justru memiliki kelebihan dibandingkan pesaingnya yang dari luar negeri. “Yang pasti, harganya jauh terjangkau dan kita tahu bagaimana melayani orang sendiri karena tahu budaya dan kebiasaankebiasaannya,” katanya. Keprofesionalan Raja Pindah terlihat dari semua perangkat yang membantu jasa pindahan. Baik packer atau tenaga kerja, packaging material, moving tools,maupun moving transportation seperti truk atau pikap telah memiliki standar tersendiri.

Jenis packaging materialnya pun tidak asal-asalan dan semuanya berstandar internasional mulai carton box, blanket, buble wrap, plastic wrap,hingga paper crap. Sementara itu, moving tools yang biasa digunakan berupa shoulder dolly, sliders, trolley, three wheel hand trolley, serta hand pallet. “Kita semua ada SOP,bagaimana mengemas barang pecah belah seperti Kristal, meja kaca atau guci.Makanya material packing-nya juga bervariasi dan penanganannya juga khusus,”ucapnya.

Akbar menuturkan konsep bisnis Raja Pindah adalah one stop service di mana pelanggan bisa mendapatkan sejumlah jasa hanya melalui satu pintu. Servis tersebut meliputi pindahan apartemen, kantor, rumah, indekos,pameran,pengepakan barang, jasa penyimpanan barang/storage, jasa pemindahan piano dan brankas, jasa pemindahan server dan genset serta jasa pemindahan fireproof dan mobile file. Bagi mereka yang ingin pindahan tetapi tempat barunya belum selesai, Raja Pindah juga menyediakan tempat penyimpanan barang-barang pelanggan tersebut sambil menunggu pembangunan selesai.

Raja Pindah juga tidak membatasi atau membeda-bedakan barang- barang yang dipindahkan. Semuanya ditangani secara serius baik furnitur, elektronik, hewan peliharaan,hingga tanaman hias. Lalu, berapakah ongkos yang harus pelanggan untuk menggunakan jasa pindahan Raja Pindah? Ternyata itu sangat bergantung pada Cbm (kubik meter). Semua barang akan dihitung berdasarkan satuan itu untuk kemudian dikalikan dengan harga dasar yang ditawarkan.

Sementara itu, untuk jasa packaging material atau pengiriman, ongkos sangat bergantung pada jenis boks dan barang. Akbar optimistis bisnis pindahan ini akan semakin dibutuhkan di masa depan. Dia berambisi Raja Pindah memiliki cabang di semua provinsi di Indonesia pada 2014 mendatang. Dia bahkan mencanangkan Raja Pindah bisa melakukan penawaran saham perdana pada 2015.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Kisah Inspiratif UMKM...
Kisah Inspiratif UMKM Berkembang Pesat
Kisah Inspiratif, Buruh...
Kisah Inspiratif, Buruh Pabrik Telaten Kembangkan Usaha Telur Puyuh yang Berbuah Cuan
Kisah Sipetek Food,...
Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta
Kisah Mantan Karyawan...
Kisah Mantan Karyawan Toko Jadi Pengusaha Batik hingga Go Global
Sukses di Usia Muda:...
Sukses di Usia Muda: dari Lensa Kamera, Ferdi Sulap Hobi Jadi Bisnis Jutaan dengan Alasfotoprops dan Dukungan Shopee
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
44 menit yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
1 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
2 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
3 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
3 jam yang lalu
Infografis
3 Pemain Timnas Indonesia...
3 Pemain Timnas Indonesia yang Menjadi Prajurit TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved