Kisah Sipetek Food, Banting Setir Karyawan Migas Jadi Pengepul Sampah Ikan Beromzet Ratusan Juta

Selasa, 09 September 2025 - 18:35 WIB
loading...
Kisah Sipetek Food,...
Aang menjadi pembicara di hadapan banyak pengusaha UMKM, mengenang perjuangan memulai bisnis kripik ikan di kampung halamannya di Cianjur, Jawa Barat. Ikan petek dipilih Aang menjadi bahan baku utama. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Banyak pengusaha hebat lahir karena keberanian mengambil resiko, dan meninggalkan zona nyaman. Tak terkecuali, Aang Permana, pemilik Sipetek Food, yang memutuskan meninggalkan gaji besar di perusahaan minyak dan gas saat baru dua tahun bekerja. Usianya saat itu 24 tahun.

Di saat anak muda lain tengah merintis karier di kota, Aang memilih “resign” dan pulang kampung pada tahun 2014. Ada kekosongan dalam hatinya yang membuatnya memilih jalan karier yang menempa hidupnya 10 tahun kemudian.

“Saya selama SD-SMP-SMA selalu mendapat beasiswa. Ketika kuliah, saya dapat delapan beasiswa: empat beasiswa karena anak tidak mampu, dan empat beasiswa untuk prestasi. Saat saya kerja di perusahaan oil & gas itu, enak sekali. Saya cek terumbu karang, diving di Raja Ampat, Kaimana, Laut China Selatan. Tapi saya rasa cukup cuma buat diri sendiri. Kok saya enggak bantu orang ya, padahal selama ini dibantu banyak orang lewat beasiswa,” ujar Aang dalam sesi Ruang Karya, rangkaian acara Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 di Smesco Indonesia, Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

Baca Juga: Jaring Ide Bisnis Mahasiswa, PT HM Sampoerna Gelar INKOMPASS Innovation Challenge

Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 adalah festival tahunan yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan UMKM oleh PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna). Pesta Rakyat untuk Indonesia digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan merayakan 112 tahun kiprah Sampoerna di Indonesia. Acara ini menjadi ruang kolaborasi bagi pengusaha UMKM dan masyarakat untuk saling terhubung, belajar, dan berkembang.

Aang yang kini menjadi pembicara di hadapan banyak pengusaha UMKM ini mengenang perjuangan memulai bisnis kripik ikan di kampung halamannya di Cianjur, Jawa Barat. Ikan petek dipilih Aang menjadi bahan baku utama.

Ide ini bermula dari ketidaksengajaan melihat banyak ikan mati di pinggir danau. Rupanya itu adalah ikan petek yang biasa dibuang para nelayan pembudidaya ikan nila dan mas karena dianggap merebut pakan ikan budidaya mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved