Konektivitas antardaerah kunci utama pembangunan
Selasa, 28 Agustus 2012 - 11:25 WIB
Konektivitas antardaerah kunci utama pembangunan
A
A
A
Sindonews.com - Kendati berada pada level 6,5 persen, pertumbuhan ekonomi Indonesia rupanya masih belum maksimal, bahkan jauh dari kata merata. Hal tersebut dikarenakan ketersediaan infrastruktur yang menghubungkan berbagai daerah di Indonesia masih sangat rendah.
"Anda bayangkan, kita semua menyadari betapa kurangnya infrastruktur Indonesia. Lihat saja antrian ferry yang begitu panjangnya, pejalanan dari Jakarta ke Surabaya yang lebih dari 24 jam, itu kan berarti sudah tidak layak lagi lah. Harus dilakukan sesuatu terhadap pembangunan infrastruktur," ujar Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Suryo Bambang Sulisto kepada wartawan di JCC, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Dirinya berpendapat, untuk memaksimalkan sekaligus mewujudkan pemerataan pertumbuhan ekonomi Indonesia, ketersediaan infrastruktur yang menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya di Indonesia adalah harga mati.
Karena, dengan konektivitas atau keterhubungan antar daerah yang buruk, maka pemerataan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, mustahil diwujudkan. "Konektivitas yang rendah itu membuat hubungan-hubungan antar pulau terganggu. Mobilitas terganggu. Kenapa biaya logistik sangat tinggi, karena konektifitas antar daerah di negara kita ini ini sangat poor (buruk)," ungkapnya.
Untuk itu dirinya berpendapat, pembangunan infrastruktur sebaiknya difokuskan di daerah-daerah. "Akan terfokus ke daerah. Konektivitas ini jadi kata kuncinya. Jadi perlu diperbaiki ini konektivitas ini," tegasnya.
"Anda bayangkan, kita semua menyadari betapa kurangnya infrastruktur Indonesia. Lihat saja antrian ferry yang begitu panjangnya, pejalanan dari Jakarta ke Surabaya yang lebih dari 24 jam, itu kan berarti sudah tidak layak lagi lah. Harus dilakukan sesuatu terhadap pembangunan infrastruktur," ujar Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Suryo Bambang Sulisto kepada wartawan di JCC, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Dirinya berpendapat, untuk memaksimalkan sekaligus mewujudkan pemerataan pertumbuhan ekonomi Indonesia, ketersediaan infrastruktur yang menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya di Indonesia adalah harga mati.
Karena, dengan konektivitas atau keterhubungan antar daerah yang buruk, maka pemerataan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, mustahil diwujudkan. "Konektivitas yang rendah itu membuat hubungan-hubungan antar pulau terganggu. Mobilitas terganggu. Kenapa biaya logistik sangat tinggi, karena konektifitas antar daerah di negara kita ini ini sangat poor (buruk)," ungkapnya.
Untuk itu dirinya berpendapat, pembangunan infrastruktur sebaiknya difokuskan di daerah-daerah. "Akan terfokus ke daerah. Konektivitas ini jadi kata kuncinya. Jadi perlu diperbaiki ini konektivitas ini," tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :