RI harus kembangkan pembangunan infrastruktur maritim
Selasa, 28 Agustus 2012 - 11:54 WIB
RI harus kembangkan pembangunan infrastruktur maritim
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu kendala pembangunan di Indonesia adalah masalah geografis. Karenanya, Indonesia akan mengembangkan infrastruktur di bidang maritim.
"Jenis infrastruktur ini (maritim) tentu tidak hanya memerlukan pendanaan yang sangat besar jumlahnya tetapi juga teknologi dan keahlian yang tinggi. Melalui infrastruktur maritim, wilayah-wilayah pantai di seantero nusantara akan dapat terhubungkan," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutannya di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Tanpa infrastruktur maritim, ditambahkan SBY, industri di kawasan pantai dan lepas pantai akan sulit berkembang. Infrastruktur maritim juga penting untuk sustainability kota-kota di sepanjang garis pantai.
"Strategi pembangunan infrastruktur maritim kita tujukan pada dua titik pengembangan yaitu pusat pelabuhan internasional di Kuala Tanjung Sumatera untuk bagian Barat Indonesia serta pusat pelabuhan internasional di Bitung Sulawesi untuk bagian Timur Indonesia," tambah dia.
Dua wilayah ini, jelas SBY, terletak pada lingkar jalur pelayaran internasional dengan lalu lintas laut yang padat. Kedua pelabuhan itu juga dapat menunjang lalu lintas laut ke daerah-daerah lainnya di Indonesia.
"Saya meyakini, melalui strategi ini dapat menjadi faktor penarik (pull factor) yang dapat mendorong berkembangnya sentra-sentra ekonomi di luar Jawa," tandas dia.
"Jenis infrastruktur ini (maritim) tentu tidak hanya memerlukan pendanaan yang sangat besar jumlahnya tetapi juga teknologi dan keahlian yang tinggi. Melalui infrastruktur maritim, wilayah-wilayah pantai di seantero nusantara akan dapat terhubungkan," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sambutannya di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Tanpa infrastruktur maritim, ditambahkan SBY, industri di kawasan pantai dan lepas pantai akan sulit berkembang. Infrastruktur maritim juga penting untuk sustainability kota-kota di sepanjang garis pantai.
"Strategi pembangunan infrastruktur maritim kita tujukan pada dua titik pengembangan yaitu pusat pelabuhan internasional di Kuala Tanjung Sumatera untuk bagian Barat Indonesia serta pusat pelabuhan internasional di Bitung Sulawesi untuk bagian Timur Indonesia," tambah dia.
Dua wilayah ini, jelas SBY, terletak pada lingkar jalur pelayaran internasional dengan lalu lintas laut yang padat. Kedua pelabuhan itu juga dapat menunjang lalu lintas laut ke daerah-daerah lainnya di Indonesia.
"Saya meyakini, melalui strategi ini dapat menjadi faktor penarik (pull factor) yang dapat mendorong berkembangnya sentra-sentra ekonomi di luar Jawa," tandas dia.
(gpr)
Lihat Juga :