Pemprov DKI dianggap penghambat proyek MRT DKI
Selasa, 28 Agustus 2012 - 20:09 WIB
Pemprov DKI dianggap penghambat proyek MRT DKI
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat memandang penanganan proyek pembangunan Mass Rapid Transportasi (MRT) dan monorel di Jakarta terhambat oleh keterlibatan pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Monorel hanya bisa dilakukan kalau dia komersial. Kalau ada unsur pemerintahan malah lambat," ungkap MS Hidayat saat dijumpai wartawan dalam ajang Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibision 2012 (IIICE'12) di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Padahal, lanjut MS Hidayat, proyek tersebut diharapkan bisa mengatasi permasalahan transportasi ibu kota Jakarta yang semakin padat dan semerawut.
Dirinya berpendapat, bila moda transportasi umum tersebut bisa diwujudkan dengan segera, bukan tidak mungkin kemacetan dapat teratasi. Pasalnya, masyarakat memiliki pilihan yang lebih baik dalam hal transportasi dan tidak lagi terlalu bergantung dengan kendaraan pribadi.
"Transportasi publik harus disesuaikan dengan kebutuhannya, dan juga manajemen lalu lintasnya juga perlu diatur kembali. Hal itu bisa mengurangi jumlah kendaraan, bisa dimanage dengan baik. Karena kalau transpotasi publik berjalan, orang tidak terlalu banyak butuh mobil untuk keperluan pribadinya," tandasnya.
"Monorel hanya bisa dilakukan kalau dia komersial. Kalau ada unsur pemerintahan malah lambat," ungkap MS Hidayat saat dijumpai wartawan dalam ajang Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibision 2012 (IIICE'12) di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Padahal, lanjut MS Hidayat, proyek tersebut diharapkan bisa mengatasi permasalahan transportasi ibu kota Jakarta yang semakin padat dan semerawut.
Dirinya berpendapat, bila moda transportasi umum tersebut bisa diwujudkan dengan segera, bukan tidak mungkin kemacetan dapat teratasi. Pasalnya, masyarakat memiliki pilihan yang lebih baik dalam hal transportasi dan tidak lagi terlalu bergantung dengan kendaraan pribadi.
"Transportasi publik harus disesuaikan dengan kebutuhannya, dan juga manajemen lalu lintasnya juga perlu diatur kembali. Hal itu bisa mengurangi jumlah kendaraan, bisa dimanage dengan baik. Karena kalau transpotasi publik berjalan, orang tidak terlalu banyak butuh mobil untuk keperluan pribadinya," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :