Akhirnya, AirAsia direstui akuisisi Batavia Air
Rabu, 29 Agustus 2012 - 16:11 WIB
Akhirnya, AirAsia direstui akuisisi Batavia Air
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah akhirnya menyetujui proses akuisisi yang dilakukan oleh AirAsia Berhard dan PT Fersindo Nusaperkasa terhadap Batavia Air.
"Pada prinsipnya, kita sudah menyetujui akuisisi AirAsia yang dilakukan kepada Batavia. Kemarin saya teken izin prinsipnya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Harry Bakti di Jakarta Convension Center, Senayan Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Menurut Harry, setelah diberikan izin tersebut diberikan maka AirAsia dapat merealisasikan akuisisi saham Batavia mayoritas 76,95 persen untuk tahap pertama. Selanjutnya, untuk tahap kedua sebesar 23,05 persen. "Nama tidak akan berubah, hanya kepemilikan saja. Namun SIUP-nya nanti," tambahnya.
Dia menjelaskan, nantinya pemegang saham Batavia Air akan berasal dari dalam negeri (Fersindo) dan asing (AirAsia). "Aturannya, 51 persen-49 persen. Asing dalam hal ini adalah AirAsia (maksimal kepemilikan 49 persen), dan 51 persen Fesindo," jelas dia.
Proses akuisisi Batavia Air itu dilakukan oleh maskapai AirAsia Berhad dan PT Fersindo Nusaperkasa yang juga merupakan pemegang saham mayoritas di PT Indonesia AirAsia. Nantinya, AirAsia Berhad akan memiliki saham di Batavia sebesar 49 persen dan Fersindo sendiri menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51 persen.
Sementara itu ditempat yang sama, Direktur Utama Fersindo, Dharmadi, mengungkapkan, dengan adanya persetujuan dari Kementerian Perhubungan, maka tahap selanjutnya adalah kedua perusahaan tersebut akan melakukan uji tuntas (due dilligence) yang ditargetkan selesai September 2012. "Dengan adanya persetujuan ini, kita akan lakukan proses 'due dilligence' pada September ini," ucap Dharmadi.
"Pada prinsipnya, kita sudah menyetujui akuisisi AirAsia yang dilakukan kepada Batavia. Kemarin saya teken izin prinsipnya," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Harry Bakti di Jakarta Convension Center, Senayan Jakarta, Rabu (29/8/2012).
Menurut Harry, setelah diberikan izin tersebut diberikan maka AirAsia dapat merealisasikan akuisisi saham Batavia mayoritas 76,95 persen untuk tahap pertama. Selanjutnya, untuk tahap kedua sebesar 23,05 persen. "Nama tidak akan berubah, hanya kepemilikan saja. Namun SIUP-nya nanti," tambahnya.
Dia menjelaskan, nantinya pemegang saham Batavia Air akan berasal dari dalam negeri (Fersindo) dan asing (AirAsia). "Aturannya, 51 persen-49 persen. Asing dalam hal ini adalah AirAsia (maksimal kepemilikan 49 persen), dan 51 persen Fesindo," jelas dia.
Proses akuisisi Batavia Air itu dilakukan oleh maskapai AirAsia Berhad dan PT Fersindo Nusaperkasa yang juga merupakan pemegang saham mayoritas di PT Indonesia AirAsia. Nantinya, AirAsia Berhad akan memiliki saham di Batavia sebesar 49 persen dan Fersindo sendiri menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51 persen.
Sementara itu ditempat yang sama, Direktur Utama Fersindo, Dharmadi, mengungkapkan, dengan adanya persetujuan dari Kementerian Perhubungan, maka tahap selanjutnya adalah kedua perusahaan tersebut akan melakukan uji tuntas (due dilligence) yang ditargetkan selesai September 2012. "Dengan adanya persetujuan ini, kita akan lakukan proses 'due dilligence' pada September ini," ucap Dharmadi.
(gpr)
Lihat Juga :