TDL naik, pengusahan resto bersiap naikan harga
Kamis, 30 Agustus 2012 - 11:38 WIB
TDL naik, pengusahan resto bersiap naikan harga
A
A
A
Sindonews.com - Rencana pemerintah menaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) rupanya juga ditanggapi serius kalangan pengusaha restoran yang sebagian besar menggunakan daya listrik dalam proses produksinya.
Salah satunya seperti yang diungkapkan Pengusaha Restoran Idhan Alfisyahrin Ismail, saat dihubungi Sindonews, Kamis (30/8/2012).
"Ya tentu sangat memberatkan dikarenakan listrik juga merupakan beban primer dan sangat terkait dengan perhitungan biaya yang dibebankan pada makanan atau minuman yang dijual," ujar Idhan.
Diakui Idhan, di tempat usaha restonya yang diberi nama Cafe 74 Bandung dan terletak di lantai 3 Citywalk Sudirman tersebut, dalam sehari mengkonsumsi listrik dengan nilai nominal rat-rata perbulan antara Rp1,2 juta-Rp2 juta perbulan.
Dengan diberlakukannya kenaikan TDL Idhan khawatir, usaha restoran yang dijalaninya tersebut akan terganggu.
"Dengan kondisi masyarakat yang pastinya makin berhemat karena penghasilannya terbebani kenaikan listrik, sehingga konsumsi mulai dibatasi. Kita (pengusaha restoran) malah terpaksa menaikan harga jual karena kenaikan harga (TDL) tersebut. Akibatnya, daya beli masyarakat dan tingkat produksi kita sama-sama terbatasi," simpulnya.
Salah satunya seperti yang diungkapkan Pengusaha Restoran Idhan Alfisyahrin Ismail, saat dihubungi Sindonews, Kamis (30/8/2012).
"Ya tentu sangat memberatkan dikarenakan listrik juga merupakan beban primer dan sangat terkait dengan perhitungan biaya yang dibebankan pada makanan atau minuman yang dijual," ujar Idhan.
Diakui Idhan, di tempat usaha restonya yang diberi nama Cafe 74 Bandung dan terletak di lantai 3 Citywalk Sudirman tersebut, dalam sehari mengkonsumsi listrik dengan nilai nominal rat-rata perbulan antara Rp1,2 juta-Rp2 juta perbulan.
Dengan diberlakukannya kenaikan TDL Idhan khawatir, usaha restoran yang dijalaninya tersebut akan terganggu.
"Dengan kondisi masyarakat yang pastinya makin berhemat karena penghasilannya terbebani kenaikan listrik, sehingga konsumsi mulai dibatasi. Kita (pengusaha restoran) malah terpaksa menaikan harga jual karena kenaikan harga (TDL) tersebut. Akibatnya, daya beli masyarakat dan tingkat produksi kita sama-sama terbatasi," simpulnya.
(and)
Lihat Juga :