BI: Defisit anggaran bisa 3,5%

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 10:57 WIB
BI: Defisit anggaran...
BI: Defisit anggaran bisa 3,5%
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan defisit anggaran masih bisa ditambah setengah persen dari Growth Domestic Product (GDP). Jadi jika saat ini defisit hanya dipatok tidak boleh lebih dari 3 persen, maka menurutnya masih bisa ditambah, sehingga menjadi 3,5 persen.

"Kalau dinaikan 1/2 persen dari GDP itu masih bisa, masih akan ada ruang untuk memberikan stimulus," kata Darmin saat peluncuran buku “Koordinasi dan Interaksi Kebijakan Fiskal-Moneter: Tantangan ke Depan”, di Gedung BI, Jakarta, Jumat (31/8/2012).

Hal tersebut, lanjutnya juga sudah dihitung dengan kondisi krisis global yang terjadi saat ini. Jadi baik dari fiskal ataupun moneter, menurut Darmin Indonesia memiliki itu. "Indonesia sebetulnya punya dua-duanya (kebijakan fiskal dan moneter), kita saja yang menetapkan defisit anggaran itu," ucapnya.

Dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS), Darmin mengatakan negara tersebut tidak memiliki fiskal space atau besaran defisit maupun hutang yang sudah di derita negara. Namun, dirinya menilai AS masih memiliki kebijakan moneter, sehingga kondisinya tidak seburuk Eropa. "Itu ditempuh karena tidak ada lagi fiskal space," tegas Darmin.

Melihat ke Eropa, lanjutnya, memang lebih buruk lagi. Karena tidak mempunyai fokus kebijakan fiskal dan moneter. "Eropa barangkali sedang dalam proses yang sangat krusial dalam suatu proses penyatuan Eropa dimana fiskalnya juga beda-beda, karena pemerintahnya tidak satu," pungkas Darmin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
6 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved