Nilai ekspor Indorama naik 62%

Jum'at, 31 Agustus 2012 - 19:19 WIB
Nilai ekspor Indorama...
Nilai ekspor Indorama naik 62%
A A A
Sindonews.com - PT Indorama Synthetics Tbk (INDR) mencatat peningkatan nilai ekspor mencapai sekitar USD251 juta atau setara 62 persen dari total penjualan.

"Jika kinerja semester kedua sebaik semester I, maka ekspor Indorama di akhri tahun dapat melampaui total ekspor 2011 sebesar USD463 juta," terang Chief Financial Officer INDR, VS Baldwa dalam public epublic expose di gedung BEI Jakarta, Jumat (31/8/2012).

Alasannya, lanjut Baldwa, Indorama memiliki target pasar yang beragam dimana perseroan melakukan ekspor ke 90 negara berbeda yang tersebar di Asia, Eropa, Australia, dan Amerika Utara, serta Amerika Latin. "Klien kami adalah perusahaan besar dan bagus. Antara lain Pepsi, Coca Cola, Nestle, dan Danone," sebutnya.

Sebelumnya, Indorama mencatatkan laba bersih semester I-2012 terjun hingga ke level USD1,4 juta atau turun sebesar 93,13 persen. Penurunan laba tersebut juga diwarnai penurunan penjualan produk. Baldwa menilai, penurunan harga bahan baku disinyalir sebagai biang keladi penurunan tersebut.

Jika pada Semester I-2011 perusahaan masih mencetak laba USD20,4, juta yang diperoleh dari penjualan produk mencapai USD405,4 juta, saat ini perusaan mencatat penjualan hanya sebesar USD396,8 juta.

"Semester pertama tahun lalu harga kapas mencapai rekor tertinggi USD2,25 per pon. Semester pertama tahun ini sudah di level normal, yaitu USD0,7-USD0,8 per pon," papar Baldwa di gedung BEI Jakarta, Jumat (31/8/2012).
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank DBS Indonesia Berikan...
Bank DBS Indonesia Berikan Kredit kepada PT Indo-Rama Synthetics Sebesar USD10 juta
DBS Indonesia Berikan...
DBS Indonesia Berikan Fasilitas Kredit Berbasis Keberlanjutan untuk Indorama
PT MNC Investama Ganti...
PT MNC Investama Ganti Nama jadi PT MNC Asia Holding
KPK Panggil Dirut PT...
KPK Panggil Dirut PT PAL Dalami Kasus PT DI
PT KAI Resmi Turunkan...
PT KAI Resmi Turunkan Tarif Test Swab Antigen Menjadi Rp45 Ribu
Antusiasme Mudik Lebaran...
Antusiasme Mudik Lebaran Tinggi, KAI Daop 1 Sediakan 8 Kereta Tambahan
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved