Impor migas kembali surut
Senin, 03 September 2012 - 17:22 WIB
Impor migas kembali surut
A
A
A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia Juli 2012 sebesar USD16,33 miliar atau turun 2,39 persen dibanding Juni 2012 (m to m) yaitu USD16,73 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya impor minyak dan gas bumi (migas).
Dalam laporannya, impor migas Juli 2012 sebesar USD2,73 miliar atau turun USD0,62 miliar (18,51 persen) dibanding Juni 2012 dengan USD13,37 miliar.
"Ini cukup mendukung walaupun impor nonmigas mengalami peningkatan sebesar USD221,5 juta atau 1,66 persen," kata Direktur Statistik Distribusi BPS Satwiko Darmesto kepada wartawan di kantornya, Senin (3/9/2012).
Dia menjelaskan, kondisi ini terpicu oleh turunnya impor minyak mentah dan hasil minyak masing-masing sebesar USD137,8 juta (17,48 persen) dan USD435,6 juta (18,16 persen). Demikian juga dengan impor gas yang menurun USD47,5 juta (28,56 persen).
Selama tiga belas bulan terakhir, nilai impor migas tertinggi tercatat pada April 2012 dengan nilai mencapai USD4,12 miliar dan terendah di bulan Juli 2012 dengan USD2,73 miliar.
Dalam laporannya, impor migas Juli 2012 sebesar USD2,73 miliar atau turun USD0,62 miliar (18,51 persen) dibanding Juni 2012 dengan USD13,37 miliar.
"Ini cukup mendukung walaupun impor nonmigas mengalami peningkatan sebesar USD221,5 juta atau 1,66 persen," kata Direktur Statistik Distribusi BPS Satwiko Darmesto kepada wartawan di kantornya, Senin (3/9/2012).
Dia menjelaskan, kondisi ini terpicu oleh turunnya impor minyak mentah dan hasil minyak masing-masing sebesar USD137,8 juta (17,48 persen) dan USD435,6 juta (18,16 persen). Demikian juga dengan impor gas yang menurun USD47,5 juta (28,56 persen).
Selama tiga belas bulan terakhir, nilai impor migas tertinggi tercatat pada April 2012 dengan nilai mencapai USD4,12 miliar dan terendah di bulan Juli 2012 dengan USD2,73 miliar.
(gpr)
Lihat Juga :