Kenaikan TDL demi infrastruktur

Selasa, 04 September 2012 - 03:00 WIB
Kenaikan TDL demi infrastruktur
Kenaikan TDL demi infrastruktur
A A A
Sindonews.com - Kenaikan harga listrik sampai 15 persen yang akan dilaksanakan pemerintah tahun ini akan dapat mengurangi beban pemerintah sehingga bisa mendorong pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Menteri Energi dan SUmber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, kenaikan harga listrik secara bertahap itu berlaku untuk konsumen industri maupun rumah tangga.

"Akan dilakukan secara bertahap, misalnya dalam setiap catur wulan atau satu kuartal naiknya empat persen, kata Wacik usai mengisi Konferensi Rapimprov Kadin Bali di Gedung Bank Indonesia (BI), Denpasar, Senin (3/9/2012).

Jadi, nantinya kenaikan per bulan sekira satu persen. Diakuinya, kenaikan tersebut bakal berdampak kepada konsumen namun menurutnya tidak terlalu memberatkan.

Dampak kenaikan itu memang dibebankan kepada pembeli namun jumlahnya tidak besar. Jika dihitung, maka orang yang membayar listrik per bulan misalnya industri sebesar Rp1 juta maka dengan kenaikan itu, hanya membayar tambahan sekira Rp10 ribu saja.

Bisa saja kenaikan itu dibebankan juga kepada pembeli atau konsumen. Demikian pula, pelanggan yang membayar listrik per bulan sebesar Rp200 ribu, maka kenaikan satu persen itu hanya cukup menambah biaya Rp2 ribu.

"Masak rumah tangga naik Rp2 ribu terus, akan berat sekali, saya kira tidak, dibilang ya nambah beban itu," kata mantan Menbudpar ini.

Hanya saja, jika beban kenaikan harga listrik itu terus dibebankan kepada negara sehingga subsidi negara akan semakin bertambah berat.

Kalau negara terlalu berat menanggung beban subdisi listrik maka tidak bisa lagi bisa untuk membangun infrastruktur, yang dibutuhkan rakyat di seluruh daerah.
'
"Itu saja pilihanya, kita harus memilih. Insentif yang diberikan adalah iklim ekonmoi semakin baik sehingga dia bisa untung banyak, itu saja," tutup alumnus ITB ini.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
9 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
9 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
10 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
10 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
10 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
11 jam yang lalu
Infografis
79% Netizen Anggap Kenaikan...
79% Netizen Anggap Kenaikan Utang Negara sebagai Beban
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved