Jababeka kelola KEK Tanjung Lesung
Selasa, 04 September 2012 - 10:30 WIB
Jababeka kelola KEK Tanjung Lesung
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah menyatakan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis wisata Tanjung Langsung, Banteng diserahkan sepenuhnya ke pemrakarsa swasta yakni PT Jababeka Tbk.
Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, pihak Jababeka akan membangun jalan tol serta bandara khusus wisata di lokasi tersebut.
"Pemrakarsa membangun jalan tol sendiri, ini Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto sudah menyampaikan bahwa pemrakarsa sudah mengajukan dan dia sendiri membangun bandara di situ," kata Hatta seusai melangsungkan Rapat Koordinasi Kawasan Ekonomi Khusus, di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Sedangkan pemerintah pusat, lanjut Hatta, dalam hal ini Kementerian PU hanya akan melakukan pelebaran jalan umum. Hatta menjanjikan pelebaran jalan pun akan selesai di akhir tahun ini.
"Sehingga Tanjung Lesung infrastruktur dibangun oleh pemrakarsa sendiri, jadi berbeda, kalau Simang Kei diajukan lebih banyak oleh BUMN, sedangkan di sana oleh swasta. Sehingga pemerintah pusat hanya melakukan pelebaran jalan, dan ini juga sudah dilakukan," tambahnya.
Dengan bandara ini, menurut Hatta akan sangat membantu konektivitas dari para wisatawan mancanegara dan lokal. Dari Jakarta pun, jika ingin menuju lokasi Tanjung Lesung hanya membutuhkan 20 menit.
"Itu bandara wisata, jadi 1.200-an meter lahannya. Bagi para wisatawan bisa naik pesawat dari Jakarta, mungkin 20 menit sampai, kalau naik mobil kan 3 jam," pungkasnya.
Menteri Kordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, pihak Jababeka akan membangun jalan tol serta bandara khusus wisata di lokasi tersebut.
"Pemrakarsa membangun jalan tol sendiri, ini Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto sudah menyampaikan bahwa pemrakarsa sudah mengajukan dan dia sendiri membangun bandara di situ," kata Hatta seusai melangsungkan Rapat Koordinasi Kawasan Ekonomi Khusus, di kantornya, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Sedangkan pemerintah pusat, lanjut Hatta, dalam hal ini Kementerian PU hanya akan melakukan pelebaran jalan umum. Hatta menjanjikan pelebaran jalan pun akan selesai di akhir tahun ini.
"Sehingga Tanjung Lesung infrastruktur dibangun oleh pemrakarsa sendiri, jadi berbeda, kalau Simang Kei diajukan lebih banyak oleh BUMN, sedangkan di sana oleh swasta. Sehingga pemerintah pusat hanya melakukan pelebaran jalan, dan ini juga sudah dilakukan," tambahnya.
Dengan bandara ini, menurut Hatta akan sangat membantu konektivitas dari para wisatawan mancanegara dan lokal. Dari Jakarta pun, jika ingin menuju lokasi Tanjung Lesung hanya membutuhkan 20 menit.
"Itu bandara wisata, jadi 1.200-an meter lahannya. Bagi para wisatawan bisa naik pesawat dari Jakarta, mungkin 20 menit sampai, kalau naik mobil kan 3 jam," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :