Defisit neraca perdagangan RI diprediksi berlanjut
Selasa, 04 September 2012 - 13:11 WIB
Defisit neraca perdagangan RI diprediksi berlanjut
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar memprediksi defisit neraca perdagangan Indonesia masih akan berlangsung lama kendati beberapa sektor telah menunjukkan surplus.
"Skala sulit," ujar Mahendra saat dijumpai wartawan usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Sebenarnya, sambung Mahendra, kisaran besaran transaksi berjalan maupun neraca perdagangan, tengah berada dalam kondisi yang hampir berimbang. "Terkadang surplus sedikit, defisit sedikit," sambungnya.
Lebih lanjut, situasi transaksi sebagian sektor perdagangan yang dalam keadaan defisit dipandang Mahendra sebagai salah satu faktor yang memberi sumbangsih terhadap sulitnya defisit neraca perdagangan kembali bertengger di posisi yang aman.
"Jadi kalau di perdagangan nggak surplus seperti sebelumnya, tapi di jasa sedikit membaik dan di modal lebih membaik lagi, maka neraca pembayarannya kurang lebih hampir sama," tukasnya.
"Skala sulit," ujar Mahendra saat dijumpai wartawan usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Sebenarnya, sambung Mahendra, kisaran besaran transaksi berjalan maupun neraca perdagangan, tengah berada dalam kondisi yang hampir berimbang. "Terkadang surplus sedikit, defisit sedikit," sambungnya.
Lebih lanjut, situasi transaksi sebagian sektor perdagangan yang dalam keadaan defisit dipandang Mahendra sebagai salah satu faktor yang memberi sumbangsih terhadap sulitnya defisit neraca perdagangan kembali bertengger di posisi yang aman.
"Jadi kalau di perdagangan nggak surplus seperti sebelumnya, tapi di jasa sedikit membaik dan di modal lebih membaik lagi, maka neraca pembayarannya kurang lebih hampir sama," tukasnya.
(gpr)
Lihat Juga :