Menkeu yakin Indonesia mampu sehatkan ekonomi
Selasa, 04 September 2012 - 17:21 WIB
Menkeu yakin Indonesia mampu sehatkan ekonomi
A
A
A
Sindonews.com - Di tengah krisis ekonomi dunia yang tak kunjung membaik, Pemerintah Indonesia mengaku sangat percaya diri dapat terus melakukan penyehatan perekonomian nasional karena telah memiliki skema penanggulangan risiko krisis.
"Indonesia telah memiliki skema Crisis Managment Protocol dan Bond Stabilization Framework sebagai langkah antisipasi. Upaya untuk menjaga krisis dengan kita melakukan reform yang berkelanjutan," terang Menteri Keuangan, Agus Martowardojo saat ditemu wartawan di gedung DPR Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Salah satu skema yang dimaksud, sambung Agus, adalah perbaikan infrastruktur dan juga membuat kebijakan baru pendukung perekonomian seperti UU Pembebasan Lahan.
"Kita melakukan reform berkelanjutan mulai peningkatan revenue. Menjaga supaya ada UU pembebasan lahan memperbaiki infra supaya Indonesia semakin kuat ekonominya," ujarya.
Sebelumnya, Agus mengatakan kondisi Indonesia belum dalam keadaan overheating. Meski demikian, pemerintah tetap waspada terhadap kondisi perekonomian kondisi global saat ini. "Kalau ada ungkapan Indonesia dalam kondisi overheating kami tidak sependapat. Indonesia tidak dalam kondisi overheating," tegas Agus.
Dia mengatakan, pemerintah akan menyalakan sinyal overheating, jika pertumbuhan ekonomi tinggi, namun inflasi tidak terkendali. Dia melanjutkan, selama 1,5 hingga dua dua tahun terakhir pemerintah tetap mewaspadai kondisi ekonomi global yang belum pulih. "Tapi yang utama overheating jika ada pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang tidak terkendali," jelas dia.
"Indonesia telah memiliki skema Crisis Managment Protocol dan Bond Stabilization Framework sebagai langkah antisipasi. Upaya untuk menjaga krisis dengan kita melakukan reform yang berkelanjutan," terang Menteri Keuangan, Agus Martowardojo saat ditemu wartawan di gedung DPR Jakarta, Selasa (4/9/2012).
Salah satu skema yang dimaksud, sambung Agus, adalah perbaikan infrastruktur dan juga membuat kebijakan baru pendukung perekonomian seperti UU Pembebasan Lahan.
"Kita melakukan reform berkelanjutan mulai peningkatan revenue. Menjaga supaya ada UU pembebasan lahan memperbaiki infra supaya Indonesia semakin kuat ekonominya," ujarya.
Sebelumnya, Agus mengatakan kondisi Indonesia belum dalam keadaan overheating. Meski demikian, pemerintah tetap waspada terhadap kondisi perekonomian kondisi global saat ini. "Kalau ada ungkapan Indonesia dalam kondisi overheating kami tidak sependapat. Indonesia tidak dalam kondisi overheating," tegas Agus.
Dia mengatakan, pemerintah akan menyalakan sinyal overheating, jika pertumbuhan ekonomi tinggi, namun inflasi tidak terkendali. Dia melanjutkan, selama 1,5 hingga dua dua tahun terakhir pemerintah tetap mewaspadai kondisi ekonomi global yang belum pulih. "Tapi yang utama overheating jika ada pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang tidak terkendali," jelas dia.
(gpr)
Lihat Juga :