BI : Tertahannya nilai rupiah masih wajar

Kamis, 06 September 2012 - 11:52 WIB
BI : Tertahannya nilai...
BI : Tertahannya nilai rupiah masih wajar
A A A
Sindonews.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi A Sarwono memandang, tertahannya nilai tukar rupiah di kisaran level Rp9.550 atau Rp9.450, masih cukup wajar mengingat defisitnya current acount (transaksi berjalan) yang saat ini yang mencapai 3,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Kita tahu fundamentalnya itu sangat dekat dengan balance of payment. Kita tahu balance of payment kita, khususnya di curent acount itu mengalami defisit," ujar Hartadi di Hotel Grand Mahakam Jakarta, Kamis (6/9/2012).

Dirinya menilai, pelemahan nilai tukar rupiah masih berada pada batasan yang dianggap wajar. Pasalnya, pada kuartal ketiga, transaksi berjalan akan kembali surplus. Hal tersebut kemudian didorong dengan adanya dukungan berupa aliran dana masuk dari Foreind Direx Invesment (FDI) sehingga turut mendorong adanya surplus di capital acount yang diprediksi masih akan terus tumbuh ke arah yang positif.

Intuk itu, dirinya mengimbau agar masyarakat tidak terjerembak dengan pergerakan nilai tukar harian dimana fluktuasinya terjadi sangat cepat. Namun lebih mencermati bagaimana pergerakan nilai tukar rata-rata per tahunnya.

"Jangan bingung dengan nilai tukar harian yang sekarang yang Rp9.550. Seperti itu anda tahu rata-rata sampai YTD itu baru Rp9.250 atau Rp9.270," ungkapnya.

Artinya, diakui Hartadi, pihaknya masih optimis bahwa di tahun 2013 mendatang dapat menjaga nilai tukar di level Rp9.300. "BI akan tetap lakukan intervensi dan melemah itu sesuai dengan fundamental yang defisit. Saya yakin kalau data BPS keluar, defisist akan berkurang," imbuhnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
6 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
6 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved