Juli-Agustus, cadev RI naik USD2,45 M
Kamis, 06 September 2012 - 12:07 WIB
Juli-Agustus, cadev RI naik USD2,45 M
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) mencatat adanya kenaikan pada cadangan devisa (cadev) Indonesia dalam kurun waktu Juli hingga akhir Agustus 2012 sebesar USD2,45 miliar.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono menjelaskan, cadangan devisa pada akhir Juli yang hanya sebesar USD106,55 miliar, pada akhir Agustus jumlah tersebut telah meningkat menjadi USD109 miliar. "Cadangan devisa di Agustus 2012, nyaris sampai USD109 miliar," ujar Hartadi di Hotel Grand Mahakam Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Dirinya berpendapat, masih adanya penerimaan hasil ekspor, terutama di sektor minyak dan gas sebagai faktor pendorong utama bertambahnya cadev RI hingga akhir bulan agustus 2012 ini. "Selain itu, adanya transkasi dari term deposit valuta asing, sehingga dari sisi utang pemerintah yang masih positif," sambungnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut BI akan memperkuat cadangan devisa Indonesia yang pada Juli 2012 berada di posisi USD106,56 miliar. "Neraca pembayaran akan naik sekira USD1 miliar sehingga cadangan devisa akan kembali naik," tegas Perry di Jakarta, Rabu (4/9/2012).
Sementara itu, ditambahkannya pula, BI juga memprediksi besaran defisit di current account (transaksi berjalan) akan mengalami penurunan sebesar dua persen dari GDP.
"Perkiraan kita current account defisitnya akan menurun yang sekarang 3,1 persen dari GDP kemudian akan menurun di sekira dua persen dari GDP," sambungnya.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono menjelaskan, cadangan devisa pada akhir Juli yang hanya sebesar USD106,55 miliar, pada akhir Agustus jumlah tersebut telah meningkat menjadi USD109 miliar. "Cadangan devisa di Agustus 2012, nyaris sampai USD109 miliar," ujar Hartadi di Hotel Grand Mahakam Jakarta, Kamis (6/9/2012).
Dirinya berpendapat, masih adanya penerimaan hasil ekspor, terutama di sektor minyak dan gas sebagai faktor pendorong utama bertambahnya cadev RI hingga akhir bulan agustus 2012 ini. "Selain itu, adanya transkasi dari term deposit valuta asing, sehingga dari sisi utang pemerintah yang masih positif," sambungnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut BI akan memperkuat cadangan devisa Indonesia yang pada Juli 2012 berada di posisi USD106,56 miliar. "Neraca pembayaran akan naik sekira USD1 miliar sehingga cadangan devisa akan kembali naik," tegas Perry di Jakarta, Rabu (4/9/2012).
Sementara itu, ditambahkannya pula, BI juga memprediksi besaran defisit di current account (transaksi berjalan) akan mengalami penurunan sebesar dua persen dari GDP.
"Perkiraan kita current account defisitnya akan menurun yang sekarang 3,1 persen dari GDP kemudian akan menurun di sekira dua persen dari GDP," sambungnya.
(gpr)
Lihat Juga :