Ekspor CPO Indonesia tak terpengaruh keputusan APEC

Sabtu, 08 September 2012 - 10:30 WIB
Ekspor CPO Indonesia...
Ekspor CPO Indonesia tak terpengaruh keputusan APEC
A A A
Sindonews.com – Indonesia optimistis ekspor komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/- CPO) masih akan tetap tinggi kendati tidak mendapatkan fasilitas tarif bea masuk maksimal 5 persen dalam pertemuan APEC kali ini.

Pasar CPO Indonesia yang tidak terbatas di negara-negara anggota APEC menjamin permintaan salah satu komoditas andalan ekspor nasional itu akan tetap tinggi. “Kita melihat bahwa permintaan CPO di banyak negara masih tinggi, artinya meski tanpa pemotongan bea masuk pun masih tetap kompetitif. Kita kan ekspor enggak hanya ke negara APEC, tapi ke mana-mana,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro di kantornya, Jakarta,kemarin.

Sebagai informasi, pada pertemuan tingkat menteri (AMM) APEC 2012 di Vladivostok, Rusia, perwakilan Indonesia gagal memperjuangkan CPO sebagai salah satu komoditas ramah lingkungan yang bisa mendapat fasilitas penurunan tarif bea masuk maksimal 5 persen. Pertemuan tersebut akhirnya hanya menyepakati 54 kategori produk yang bisa dikenai tarif maksimal 5 persen, dari sebelumnya 97 produk yang diusulkan.

Dalam kesempatan itu,Indonesia mengusulkan 17 komoditas, termasuk CPO, untuk diberikan fasilitas tersebut. Keputusan tarif bea masuk tersebut memang belum final karena masih akan dibawa ke tingkat pemimpin APEC pada 8-9 September. CPO tidak dimasukkan ke dalam 54 produk yang akan mendapatkan bea masuk maksimal 5 persen karena dianggap belum ramah lingkungan.

Bambang menjelaskan, kalaupun CPO akhirnya tidak mendapatkan tarif bea masuk maksimal 5 persen, Indonesia bisa mendapatkan keringanan bea masuk melalui kesepakatan perdagangan bebas (free trade agreement/FTA) dengan sejumlah negara, baik secara regional ataupun bilateral. Kesepakatan FTA yang akan dilakukan Indonesia seperti dengan Pakistan ataupun ASEAN-Australia- Selandia Baru FTA (AAZ FTA) juga bakal membuat bea masuk CPO ke negara-negara tersebut 0 persen. (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Berlakukan...
Pemerintah Resmi Berlakukan Aturan Larangan Ekspor CPO
Pemerintah Resmi Larang...
Pemerintah Resmi Larang Ekspor CPO, Begini Detailnya
Jokowi Larang Ekspor...
Jokowi Larang Ekspor CPO, Gempar: Ini Langkah Ampuh
Genjot Ekspor, Sri Mulyani...
Genjot Ekspor, Sri Mulyani Gratiskan Pungutan Ekspor Produk CPO
Usai Penetapan Tersangka...
Usai Penetapan Tersangka Kasus Mafia Migor, Presiden Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO
Usai 12 Jam Pemeriksaan,...
Usai 12 Jam Pemeriksaan, Airlangga Hartarto Keluar dari Kejagung
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
3 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
4 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
4 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved