Ekspansi Mandiri masih fokus Asia
Senin, 10 September 2012 - 17:14 WIB
Ekspansi Mandiri masih fokus Asia
A
A
A
Sindonews.com - Seiring signifikasi pertumbuhan ekonomi Asia yang baik terhadap pertumbuhan dalam negeri, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)) mengaku akan tetap fokus dalam melakukan pengembangan investasi bisnisnya di wilayah Asia.
"Kalau berinvestasi harus yang sifatnya strategis, dan bukan yang hanya untuk kepentingan finansial investor atau keuntungan sepihak semata, tapi timbal baliknya antar kedua negara seperti apa. Dan kita melihat itu ada di negara-negara Asia," papar Direktur Finansial & Strategy Bank Mandiri, Pahala N Mansury di Jakarta, Senin (10/9/2012).
Dirinya mengamati, ada keterkaitan hubungan yang erat antara Singapura dan China dalam pengembangan investasi di kedua negara tersebut. Pandangan tersebut didasarkan atas hasil pertemuannya dengan perusahaan-perusahaan investasi di Singapuran dan China dengan tujuan mengetahui bagaimana upaya pengembangan kedua negara.
"Oleh karenanya, untuk pengembangan bisnis internasional, Bank Mandiri belum melihat adanya rencana jangka pendek ini untuk berinvestasi di selain Asia," simpulnya.
Sebelumnya, BMRI menyiapkan dana sebesar USD2 juta-USD4 juta untuk membuka anak usaha baru di Singapura dan Malaysia. Kedua anak perusahaan itu adalah Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi.
"Kita berencana akan membuka anak usaha baru atau bagi kita setelah keluar lisensinya dari otoritas negara yang bersangkutan," kata Pahala.
"Kalau berinvestasi harus yang sifatnya strategis, dan bukan yang hanya untuk kepentingan finansial investor atau keuntungan sepihak semata, tapi timbal baliknya antar kedua negara seperti apa. Dan kita melihat itu ada di negara-negara Asia," papar Direktur Finansial & Strategy Bank Mandiri, Pahala N Mansury di Jakarta, Senin (10/9/2012).
Dirinya mengamati, ada keterkaitan hubungan yang erat antara Singapura dan China dalam pengembangan investasi di kedua negara tersebut. Pandangan tersebut didasarkan atas hasil pertemuannya dengan perusahaan-perusahaan investasi di Singapuran dan China dengan tujuan mengetahui bagaimana upaya pengembangan kedua negara.
"Oleh karenanya, untuk pengembangan bisnis internasional, Bank Mandiri belum melihat adanya rencana jangka pendek ini untuk berinvestasi di selain Asia," simpulnya.
Sebelumnya, BMRI menyiapkan dana sebesar USD2 juta-USD4 juta untuk membuka anak usaha baru di Singapura dan Malaysia. Kedua anak perusahaan itu adalah Mandiri Sekuritas dan Mandiri Manajemen Investasi.
"Kita berencana akan membuka anak usaha baru atau bagi kita setelah keluar lisensinya dari otoritas negara yang bersangkutan," kata Pahala.
(gpr)
Lihat Juga :