Pemerintah target laporan keuangan WTP
Selasa, 11 September 2012 - 12:38 WIB
Pemerintah target laporan keuangan WTP
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rangka mencapai Laporan Keuangan Tahun 2012 dengan kualitas terbaik secara berkelanjutan, diperlukan adanya langkah-langkah dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Salah satu yang perlu dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas laporan keuangan yang masih beropini "Tidak Menyatakan Pendapat" dan "Wajar Dengan Pengecualian".
"Kualitas 2009-2011 lebih banyak WDP (wajar dengan pengecualian) oleh BPK. Namaun target yang ditetapkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Makanya kita harus upaya semaksimal mungkin perbaikan dan transparansi good governance dan seluruh daerah," terang Menteri Keuangan, Agus Marto Wardjojo di Kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Selanjutnya, Menkeu juga menyampaikan, berbagai upaya perbaikan yang selama ini telah dilakukan pemerintah pusat dan K/L dalam pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan akuntansi dalam pelaporan keuangan, menghasilkan kinerja yang sangat luar biasa dalam pertanggungjawabannya.
"Hal ini ditunjukkan dengan opino BPK atas laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) sejak tahun 2009 sampai 2011 mendapat opini wajar dengan pengecualian, dan Laporan Kementrian/Lembaga (LKKL) yang semakin membaik," pungkasnya.
Salah satu yang perlu dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas laporan keuangan yang masih beropini "Tidak Menyatakan Pendapat" dan "Wajar Dengan Pengecualian".
"Kualitas 2009-2011 lebih banyak WDP (wajar dengan pengecualian) oleh BPK. Namaun target yang ditetapkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Makanya kita harus upaya semaksimal mungkin perbaikan dan transparansi good governance dan seluruh daerah," terang Menteri Keuangan, Agus Marto Wardjojo di Kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Selanjutnya, Menkeu juga menyampaikan, berbagai upaya perbaikan yang selama ini telah dilakukan pemerintah pusat dan K/L dalam pengelolaan keuangan dan penyelenggaraan akuntansi dalam pelaporan keuangan, menghasilkan kinerja yang sangat luar biasa dalam pertanggungjawabannya.
"Hal ini ditunjukkan dengan opino BPK atas laporan keuangan pemerintah pusat (LKPP) sejak tahun 2009 sampai 2011 mendapat opini wajar dengan pengecualian, dan Laporan Kementrian/Lembaga (LKKL) yang semakin membaik," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :