RI tuan rumah forum WLPG berkat konversi Mitan
Selasa, 11 September 2012 - 18:28 WIB
RI tuan rumah forum WLPG berkat konversi Mitan
A
A
A
Sindonews.com - Keberhasilan program konversi minyak tanah (Mitan) ke gas mengantarkan Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan bergengsi dunia World LPG Forum ke-25 yang akan digelar di Nusa Dua, Bali.
Ajang ini memiliki nilai strategis karena dihadiri kalangan bisnis, pelaku industri, produsen dan pemangku kebijakan. Untuk kedua kalinya, Pertamina mewakili Indonesia menjadi penyelenggara pertemuan yang digelar kedua kalinya di Bali itu.
"Konferensi ini memiliki nilai strategis sebab Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah berkat keberhasilannya dalam melaksanakan program konversi minyak tanah ke LPG," papar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, di sela persiapan WLPG Forum, di Nusa Dua, Selasa (11/9/2012).
Dunia mencatat, Indonesia lewat program konversi minyak tanah ke LPG telah berhasil melaksanakan sesuai target bahkan pencapaiannya belum pernah diraih negara-nagara lainn di dunia.
Indonesia tak butuh waktu lama untuk menekan penggunaan minyak tanah ke LPG yang memakan anggaran subsidi dari APBN terbesar hingga mencapai Rp70 triliun. Dikatakannya, dengan pencapaian tersebut, Indonesia secara tidak langsung telah mendapat pengakuan dalam mencapai tiga target lewat program konversi.
Ketiga target penting itu adalah mengurangi subsidi, mengurangi kemiskinan, dan mewujudkan clean energi. Bahkan, keberhasilannya itu pula menempatkan Indonesia sebagai role model konversi ke LPG.
"Forum ini akan memberikan berbagai perkembangan teknologi bisnis LPG hingga pengeloaan bisnis LPG yang benar dan baik dengan mengedepankan unsur safety," katanya menambahkan.
Mengacu jadwal, Forum WLPG ke-25 ini bakal dibuka Wakil Presiden RI Boediono pada Rabu 12 September 2012 besok. Mengawali rangkaian kegiatan seperti pameran pada sore ini yang akan dibuka Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan berusaha menyajkan yang terbaik sehingga petemuan dunia ini bisa memberi kontribusi positif bagi bangsa Indonesia. Mengingat, ribuan peserta bakal hadir dimana para delegasi nantinya juga akan menikmati keindahan Pulau Bali.
Ajang ini memiliki nilai strategis karena dihadiri kalangan bisnis, pelaku industri, produsen dan pemangku kebijakan. Untuk kedua kalinya, Pertamina mewakili Indonesia menjadi penyelenggara pertemuan yang digelar kedua kalinya di Bali itu.
"Konferensi ini memiliki nilai strategis sebab Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah berkat keberhasilannya dalam melaksanakan program konversi minyak tanah ke LPG," papar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, di sela persiapan WLPG Forum, di Nusa Dua, Selasa (11/9/2012).
Dunia mencatat, Indonesia lewat program konversi minyak tanah ke LPG telah berhasil melaksanakan sesuai target bahkan pencapaiannya belum pernah diraih negara-nagara lainn di dunia.
Indonesia tak butuh waktu lama untuk menekan penggunaan minyak tanah ke LPG yang memakan anggaran subsidi dari APBN terbesar hingga mencapai Rp70 triliun. Dikatakannya, dengan pencapaian tersebut, Indonesia secara tidak langsung telah mendapat pengakuan dalam mencapai tiga target lewat program konversi.
Ketiga target penting itu adalah mengurangi subsidi, mengurangi kemiskinan, dan mewujudkan clean energi. Bahkan, keberhasilannya itu pula menempatkan Indonesia sebagai role model konversi ke LPG.
"Forum ini akan memberikan berbagai perkembangan teknologi bisnis LPG hingga pengeloaan bisnis LPG yang benar dan baik dengan mengedepankan unsur safety," katanya menambahkan.
Mengacu jadwal, Forum WLPG ke-25 ini bakal dibuka Wakil Presiden RI Boediono pada Rabu 12 September 2012 besok. Mengawali rangkaian kegiatan seperti pameran pada sore ini yang akan dibuka Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan.
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan berusaha menyajkan yang terbaik sehingga petemuan dunia ini bisa memberi kontribusi positif bagi bangsa Indonesia. Mengingat, ribuan peserta bakal hadir dimana para delegasi nantinya juga akan menikmati keindahan Pulau Bali.
(gpr)
Lihat Juga :