Pemerintah percepat pembangunan Madura
Kamis, 13 September 2012 - 11:51 WIB
Pemerintah percepat pembangunan Madura
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah berencana mempercepat proyek pembangunan di kawasan Madura. Ini merupakan kawasan yang disoroti karena dari lima daerah termiskin di Jawa Timur, 4 daerah ada di Madura.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyebutkan percepatan yang pertama adalah dari infrastruktur listrik.
"Saya sudah minta agar elektrisasi di Madura dinaikkan dengan cepat, sekarang sudah 48,67 persen elektrifikasinya di bawah rata-rata nasional," kata Hatta di kantornya, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Kemudian adalah air. Hatta mengatakan, akan diupayakan pengembangan waduk yang sedang dalam pembangunan, air tanah melalui sistem pompanisasi dan air laut dengan proses desalinasi.
"Oleh sebab itu ini mengurangi, sampai saat ini masyarakat membeli itu hampir Rp1.500 per liter, dengan desalinasi drop Rp500 perliter, bahkan dengan teknologi baru drop di bawah Rp500 perliter, jadi rakyat bisa terbantu di air," paparnya.
Lanjutnya, adalah infrastruktur dari segi jalan. Pedesaan yang sudah diperkirakan menjadi jalur utama akan menjadi prioritas untuk dipercepat pembangunannya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyebutkan percepatan yang pertama adalah dari infrastruktur listrik.
"Saya sudah minta agar elektrisasi di Madura dinaikkan dengan cepat, sekarang sudah 48,67 persen elektrifikasinya di bawah rata-rata nasional," kata Hatta di kantornya, Jakarta, Kamis (13/9/2012).
Kemudian adalah air. Hatta mengatakan, akan diupayakan pengembangan waduk yang sedang dalam pembangunan, air tanah melalui sistem pompanisasi dan air laut dengan proses desalinasi.
"Oleh sebab itu ini mengurangi, sampai saat ini masyarakat membeli itu hampir Rp1.500 per liter, dengan desalinasi drop Rp500 perliter, bahkan dengan teknologi baru drop di bawah Rp500 perliter, jadi rakyat bisa terbantu di air," paparnya.
Lanjutnya, adalah infrastruktur dari segi jalan. Pedesaan yang sudah diperkirakan menjadi jalur utama akan menjadi prioritas untuk dipercepat pembangunannya.
(gpr)
Lihat Juga :