Megawati tak percaya statistik pertumbuhan ekonomi RI

Kamis, 13 September 2012 - 18:49 WIB
Megawati tak percaya...
Megawati tak percaya statistik pertumbuhan ekonomi RI
A A A
Sindonews.com - Mantan Presiden RI Megawati Soekarno Putri mengkritik kinerja pemerintah yang hanya memamerkan statistik pembangunan dan kemajuan pertumbuhan ekonomi. Megawati mengingatkan kepada pemerintah dan rakyat Indonesia untuk mewaspadasi dampak krisis Eropa dan Amerika.

Jika tak ada dampaknya, kata Mega, masyarakat awam hanya berpikiran soal perut dan harga kebutuhan pokok. Kata dia, jika memang terbukti pertumbuhan meningkat pesat, tetapi mengapa harga kebutuhan pokok terus naik.

"Kalau masyarakat kan awam, apa dampaknya ke kita, kok harga-harga tambah mahal, katanya pertumbuhan naik, kesejahteraan harusnya naik dong, simpel saja, kok semua nyatanya mengeluh," tuturnya dalam Dialog Kebangsaan dan Konferensi Pers, di Kantor PDI Perjuangan, Kamis (13/9/2012).

Dia juga meragukan soal devisa negara. Dia khawatir banyak penguasa yang menggerogoti devisa negara. "Benar enggak nih nilai Rupiah, devisa kita digerogoti atau enggak, sekarang lihat saja nilai ekspor dan impor. Harusnya kan tanya BI. Urusan devisa saja saya deg-degan, saya tak percaya sama statistik, kan bisa dimainkan," jelasnya.

Mega menilai, selama ini pemerintah terkesan hanya mengumbar janji dan keberhasilan tanpa sebuah langkah nyata. Ia juga mendesak pemerintah untuk mewujudkan langkah tegas agar tak terkena dampak krisis Amerika dan Eropa.

"Presiden SBY bilang pertumbuhan ini harus dijaga, pertanyaan saya, jaganya bagaimana? Betulkah kita tak kena dampak krisis Amerika dan Eropa, kalau enggak kena Alhamdulillah. Kalau kena kita harus bagaimana?" tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
2 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
24 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
41 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
55 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved