McKinsey & David Bonderman akan paparkan perspektif ekonomi

Jum'at, 14 September 2012 - 12:53 WIB
McKinsey & David Bonderman...
McKinsey & David Bonderman akan paparkan perspektif ekonomi
A A A
Sindonews.com - Tim konsultan dari McKinsey & Company, Inc, dan David Bonderman, Pendiri Texas Pacific Group (TPG) Capital, dijadwalkan akan menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Asean Business Club (ABC), forum informal para pebisnis Asean.

McKinsey dan David akan memaparkan potensi dan prospek ekonomi Asia, Asean dan Indonesia dari sudut pendang mereka. Mereka akan mempresentasikan makalah mereka di hadapan sekitar 300 pelaku bisnis dan eksekutif dari sejumlah negara di Asean.

ABC kembali akan menggelar putaran pertemuan informal (gala dinner) di Jakarta, Selasa 18 Septembr 2012 mendatang. Kegiatan ini adalah kelanjutan pertemuan di Bangkok, Thailand, pada 14 Agustus 2012 lalu.

Dalam pertemuan di Jakarta, ABC akan membahas mengenai prospek integrasi ekonomi ASEAN menjelang Asean Community, sekaligus meningkatkan integrasi di kalangan pelaku bisnis untuk membentuk masyarakat ekonomi ASEAN 2015.

Poin pentingnya adalah fokus pada keterhubungan (connectivity) dan keterlibatan sektor swasta ASEAN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memaksimalkan potensi ekonomi di kawasan ini.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah dalam Gala Dinner kedua bagi ASEAN Business Club (ABC) di Jakarta. Kami menyambut hangat untuk anggota dan teman-teman yang tergabung di ABC,” kata Patrick Walujo, Northstar Group, mewakili Indonesia sebagai advisory council ABC, Jumat (14/9/2012).

ASEAN Business Club (ABC) merupakan kelompok eksekutif pebisnis di negara-negara ASEAN yang didirikan pada Oktober 2011. Menurut Patrick, Gala Dinner di Jakarta pekan depan merupakan kali kedua bagi ABC. Gala Dinner pertama berlangsung pada 14 Agustus 2012 lalu di Bangkok, Thailand.

Gala Dinner di Jakarta sekaligus menandai peluncuran seri kuliah dunia ASEAN (ASEAN World Lecture series) yang diberikan oleh individu yang kompeten, yang akan membantu memberikann perspektif baru dalam mendorong agenda di ASEAN dan Asia.

David Bonderman, Pendiri Texas Pacific Group (TPG) Capital dan Tim konsultan dari McKinsey & Company, Inc, merupakan dua pihak yang masuk dalam jadwal Kuliah Seri Dunia Asean tersebut.

Chairul Tanjung, CT Corp, advisory council ABC dari Indonesia lainnya, menambahkan, Indonesia dan ASEAN memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di dunia.

"Saat ini, Indonesia yang memiliki populasi penduduk terbesar kempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat, merupakan kekuatan ekonomi terbesar di ASEAN. Dengan potensi penduduk dan kekuatan ekonomi yang besar, Indonesia bisa menjadi pendorong integrasi kawasan dan memaksimalkan potensi besar yang ditawarkan ASEAN," tambah Chairul.

ABC mengapresiasi pertumbuhan ekonomi ASEAN yang tahun lalu mampu menyentuh level 4,7 persen di tengah ketidakpastian ekonomi global dunia. Pertumbuhan ekonomi positif ASEAN didukung oleh permintaan domestik yang tinggi, fundamental makroekonomi yang kuat, hingga reformasi struktural yang terus berjalan pasca krisis ekonomi di tahun 1998.

Ekspansi ekonomi di ASEAN diperkirakan akan terus terjadi tahun ini, dengan pertumbuhan ekonomi kawasan diperkirakan antara 5,2-5,9 persen.

Kinerja perdagangan ASEAN cukup menggembirakan, tumbuh 16,8 persen dari USD2,05 triliun pada tahun 2010 menjadi USD2,39 triliun tahun lalu. Sementara Perdagangan intra-ASEAN tetap kuat pada angka USD598 miliar dengan Gross Domestic Product (GDP) mencapai USD3 triliun.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Fakta KTT ASEAN di...
5 Fakta KTT ASEAN di Malaysia, dari Keanggotaan Timor Leste hingga Perdamaian Kamboja-Thailand
Dilirik Para Pemimpin...
Dilirik Para Pemimpin Dunia, Pengaruh Geopolitik ASEAN Makin Perkasa
Timor Leste Resmi Jadi...
Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Xanana Gusmao: Babak Baru yang Menginspirasi
3 Alasan Timor Leste...
3 Alasan Timor Leste Baru Bergabung ASEAN pada 2025, dari Pembangunan hingga Menjaga Stabilitas
Jokowi: Saya Tak Ingin...
Jokowi: Saya Tak Ingin Kesatuan dan Sentralitas ASEAN Hanya Jadi Mantra Kosong
Peran Aktif Indonesia...
Peran Aktif Indonesia dalam ASEAN
Berita Terkini
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
12 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
23 menit yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
42 menit yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
1 jam yang lalu
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
2 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Global Dinilai Masih Kuat
2 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved