Keuntungan PD Tarumartani habis untuk bayar utang Mahadeva Wahyu Sugianto Sabtu, 15 September 2012 - 07:14 WIB Keuntungan PD Tarumartani habis untuk bayar utang A A A Sindonews.com - Perusahaan Daerah (PD) Tarumartani ajukan penyertaan modal di APBD Perubahan 2012 untuk bayar utang. Jumlah yang diajukan mencapai Rp12 miliar dan telah dipresentasikan kepada Komisi B DPRD DIY.Sekda Provinsi DIY Ichsanuri mengatakan, pembayaran hutang merupakan salah satu kegiatan yang akan dibiayai dengan penambahan modal tersebut. "Salah satunya ya untuk bayar utang," ujar Anggota Tim Pengawas PD Tarumartani, Jumat (14/9/2012). Menurut birokrat asli Kulonprogo tersebut, sejak 2002 Tarumartani meminjam uang sebesar Rp7,1 miliar ke salah satu bank. Dalam perjalanannya hingga kemarin perusahaan daerah tersebut tidak mampu membayar utang pokok.Setiap bulan PD Tarumartani hanya mampu membayar bunga atas pinjaman tersebut. Tercatat jumlah bunga yang harus dibayarkan mencapai Rp77 juta perbulan. Kendati demikian Ichsanuri mengaku tidak tahu pasti alasan adanya pengajuan pinjaman ke bank tersebut. Terungkap dalam presentasi ke dewan, dari dana Rp12 miliar yang diajukan, Rp7,1 miliar rencananya akan dipergunakan untuk membayar hutang. Sementara sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja. "Diantaranya untuk membayar cukai, membeli bahan baku. Ya untuk mememulihkan kepercayaan," jelasnya.Tercatat PD Tarumartani pada dasarnya memiliki laba hingga Rp1 miliar. Namun keuntungan tersebut diklaim Ichsanuri selalu habis untuk membayar bunga hutang. Itu pula yang menyebabkan Tarumartani tak menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) satu rupiah pun pada tahun 2011. Ketua Komisi B DPRD DIY Gatot Setyo Susilo menyatakan, pihaknya dapat menerima pengajuan penyertaan modal. Namun demikian hingga kemarin belum dapat memberikan kepastian persetujuan jumlah yang akan diberikan. "Keputusan berapa, nantinya masih akan dibahas di komisi dan di banggar (badan anggaran)," tandasnya. Persetujuan menurutnya, memberikan harapan agar PD Tarumartani sebagai perusahaan daerah dapat lagi memberikan sumbangan kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Harapan kami kontribus ke PAD bisa ada," tandas politikus Partai Demokrat tersebut. (gpr) Lihat Juga : BUMD Binaan Anies Sabet 3 Gelar Bergengsi, JIEP Melesat lewat Inovasi Perumda Dharma Jaya Raih Dua Penghargaan Bergengsi Top BUMD Awards 2025 Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari Follow