Pemerintah optimistis ekonomi RI tumbuh 6,8%

Jum'at, 14 September 2012 - 18:33 WIB
Pemerintah optimistis...
Pemerintah optimistis ekonomi RI tumbuh 6,8%
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 diyakini bisa mencapai 6,8 persen mengingat sejumlah indikator fundamental ekonomi bergerak ke arah positif.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan keyakinan pemerintah itu, berdasar indikator perkembangan perekonomian belakangan yang terus membaik.

Indikator pertama bisa dilihat semakin tingginya minat investor berinvestasi di Tanah Air, program percepatan pembangunan infrastruktur hingga realisasi proyek P3EI.

"Kita lihat, konsumsi rumah tangga masih cukup tinggi, aktivitas ekspor diharapkan mulai membaik, didorong pemulihan demand global, depresiasi nilai tukar," papar Agus saat menjadi pembicara kunci pada Rapat Koordinasi Bidang Finansial dan Keuangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), di Hotel Pullman Kuta, Bali, Jumat (14/9/2012).

Keyakinan lainnnya, tambahnya, dilihat dari dukungan kebijakan stimulus seperti rencana kenaikan PTKP, pemberian fasilitas perpajakan dan lainnya. Terkait kinerja ekonomi 2012, secara umum berjalan cukup baik dan sesuai ekspektasi pemerintah.

"Dalam triwulan pertama dan kedua 2012, ekonomi Indonesia juga masih tumbuh sangat baik yaitu berekspansi pada level 6,3-6,4 persen," tegasnya.

Pertumbuhan ekonomi tersebut juga ditopang pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang masih cukup tinggi serta peningkatan kontribusi investasi.

Pencapaian lainnya adalah terjaganya stabilitas ekonomi Indonesia sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi hingga triwulan kedua kemarin.

Tercatat laju inflasi periode Januari hingga Agustus 2012, sebesar 3,48 persen, sedang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam kisaran Rp9.270 (rata-rata sampai dengan Agustus 2012).

Melihat membaiknya beberapa indikator penting dalam pembangunan di Indonesia setahun terakhir ini, kata Agus, pemerintah optimistis hingga akhir tahun 2012 pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,3-6,5 persen.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
2 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved