Stabilitas keuangan terjaga, perbankan bergerak positif

Sabtu, 15 September 2012 - 14:07 WIB
Stabilitas keuangan...
Stabilitas keuangan terjaga, perbankan bergerak positif
A A A
Sindonews.com - Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas sektor keuangan yang merupakan sumber likuiditas bagi tumbuh-kembangnya perekonomian.

Seiring tren pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia menilai laju pertumbuhan sektor keuangan juga turut mengalami peningkatan signifikan.

“Hampir di semua sektor perbankan hingga pertengahan tahun ini kinerja perbankan menununjukkan stabilitas yang tetap terjaga dengan fungsi intermediasi yang semakin kuat dalam mendukung pembiayaan perekonomian,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P. Roeslani dalam keterangan resminya , Jumat (14/9/2012).

Beberapa indikator kinerja industri perbankan, kata dia, terlihat perkembangannya cukup solid, sebagaimana tercermin tingginya rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) jauh di atas minimum 8 persen.

Selain itu, kata dia, terjaganya rasio kredit bermasalah (NPL/Non Performing Loan) gross di bawah 5 persen.
Intermediasi perbankan terus membaik, tercermin dari pertumbuhan kredit yang hingga akhir Juni 2012 mencapai 25,8 persen (year on year).

“Dengan berbagai perkembangan di industri perbankan ini, diharapkan kapasitas perekonomian ke depan dapat semakin meningkat,” ujarnya
di sela Rapat Koordinasi Nasional Kadin di Kuta, Bali.

Indikator positif lainnya, di luar perbankan, adalah pasar modal dan lembaga keuangan non-bank juga merupakan bagian dari sektor keuangan di Indonesia.

Lembaga non bank itu turut menyediakan alternatif sarana investasi dan perencanaan keuangan bagi masyarakat yang menunjukkan kinerja yang cukup baik.
Secara umum, kinerja pasar modal maupun lembaga keuangan non-bank hingga semester I/2012 juga menunjukkan perkembangan yang berarti.

Pasar modal Indonesia mencetak kinerja positif sepanjang Semester I 2012. Pada Juli 2012, IHSG tercatat mengalami kenaikan sebesar 4,7 persen ke level 4.142,34 dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, pemerintah diharapkan terus mendukung pertumbuhan lembaga keuangan maupun non-bank, dengan berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung di sektor keuangan.

Hingga saat ini, konsentrasi asset sektor keuangan masih terfokus ke industri perbankan dengan pangsa sekitar 78,2 persen dari total asset lembaga keuangan.

"Meskipun peranan lembaga keuangan lain seperti perusahaan pembiayaan, perusahaan asuransi dan dana pensiun mulai cukup menonjol,” tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
2 menit yang lalu
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
1 jam yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
2 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
Infografis
Jurusan yang Lulusannya...
Jurusan yang Lulusannya Banyak Dibutuhkan Kementerian Keuangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved