Jamsostek: Kesadarang K3 dari kalangan pengusaha meningkat
Sabtu, 15 September 2012 - 20:48 WIB
Jamsostek: Kesadarang K3 dari kalangan pengusaha meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Seiring meningkatnya jumlah dan ragam potensi kecelakaan di tempat kerja, kalangan pengusaha nampaknya mulai sadar akan pentingnya sistem menejemen kesehehatan dan keselamatan kerja (SMK3).
"Mereka (kalangan pengusaha) udah mulai ngeh (sadar) ya akan pentingnya K3," ujar Project Manager PT Surveyor Indonesia Andi Ridwan kepada Sindonews di sela-sela Pelatihan K3 yang diselenggarakan PT Jamsostek Cabang Grogol bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia di Hotel Peninsula, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Bahkan, kata Andi, para peserta Jamsostek yang sudah pernah mengikuti pelatihan K3, sangat berharap dapat mendapat pelatihan lanjutan sebagai salah satu investasi berharga bagi jalannya proses produksi di perusahaan yang mereka pimpin.
"Karna sadar pentingnya K3 itu, bahkan ada yang minta untuk kapan donk diadain pelatihan lanjutan," sambung Andi.
Sementara itu, Kapala Jamsostek Cabang Grogol, Azwan Djohan, mengutarakan hal yang senada. Dari keterangan yang disampaikannya kepada Sindonews, setidaknya ada 95 perusahaan yang mengikuti pelatihan tersebut. Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme dan kesadaran dari kalangan pengusaha akan pentingnya menejemen K3 sudah mulai tinggi.
Cabang Grogol sendiri merupakan cabang ke 47 yang telah melakukan pelatihan K3 dari yang direncanakan sebanyak 121 cabang Jamsostek yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Mereka (kalangan pengusaha) udah mulai ngeh (sadar) ya akan pentingnya K3," ujar Project Manager PT Surveyor Indonesia Andi Ridwan kepada Sindonews di sela-sela Pelatihan K3 yang diselenggarakan PT Jamsostek Cabang Grogol bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia di Hotel Peninsula, Jakarta, Selasa (11/9/2012).
Bahkan, kata Andi, para peserta Jamsostek yang sudah pernah mengikuti pelatihan K3, sangat berharap dapat mendapat pelatihan lanjutan sebagai salah satu investasi berharga bagi jalannya proses produksi di perusahaan yang mereka pimpin.
"Karna sadar pentingnya K3 itu, bahkan ada yang minta untuk kapan donk diadain pelatihan lanjutan," sambung Andi.
Sementara itu, Kapala Jamsostek Cabang Grogol, Azwan Djohan, mengutarakan hal yang senada. Dari keterangan yang disampaikannya kepada Sindonews, setidaknya ada 95 perusahaan yang mengikuti pelatihan tersebut. Jumlah tersebut menunjukkan antusiasme dan kesadaran dari kalangan pengusaha akan pentingnya menejemen K3 sudah mulai tinggi.
Cabang Grogol sendiri merupakan cabang ke 47 yang telah melakukan pelatihan K3 dari yang direncanakan sebanyak 121 cabang Jamsostek yang tersebar di seluruh Indonesia.
(gpr)
Lihat Juga :