Pertumbuhan likuiditas valas masih terjaga
Senin, 17 September 2012 - 16:41 WIB
Pertumbuhan likuiditas valas masih terjaga
A
A
A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri Persero Tbk mencatatkan adanya total Dana Pihak Ketiga (DPK) masih terjaga di level USD6 miliar. Catatan tersebut juga mengisyaratkan bahwa pertumbuhan likuiditas valas masih terjaga dengan baik.
Demikian diutarakan Direktur Keuangan Bank Mandiri, Pahala Mansury di sela-sela acara Indonesia Inverstment Forum (IIF) 2012 di hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (17/9/2012).
"Kalau melihat dari tingkat suku bunga Jibor, dan lain sebagainya itu kalau kita lihat belum mengalami adanya peningkatan yang berarti. Jadi kalau kita lihat secara umum ya kondisi likuiditas, baik yang sifatnya rupiah, maupun yang dalam bentuk USD, masih sangat baik," jelas Pahala.
Pahala juga mengungkapkan jumlah likuiditas valas hingga saat ini, sudah lebih dari USD1,5 miliar. "Sampai sekarang kita sangat baik, kita punya lebih dari USD1,5 miliar. Kita lihat, masih di tingkat suku bunga Jibor," tambah Pahala.
Kondisi valas yang tergolong positif tersebut, kata Pahala, didukung oleh rendahnya Loan Deposit Rasio (LDR) yang masih hanya berada di kisaran 70 hingga 75 persen. Sehingga, hingga akhir tahun masih ada peluang untuk penyaluran kredit. "Masih ada ruang kredit valas tapi kita menjaga, sampai akhir tahun target kita tumbuh sekitar 8 persen," tukasnya.
Sementara, dari sisi pertumbuhan Produk Giro dan Tream Deposito (TD) Valas, dipandang Pahala mengalami peningkatan cukup signifikan yakni menjadi sekira 24 persen. "Sekarang kita mencari pasar-pasar yang kondisinya baik, mungkin itu terkait pertumbuhan giro kita yang berhasil meningkat menjadi 24 persen," imbuhnya. (mai)
Demikian diutarakan Direktur Keuangan Bank Mandiri, Pahala Mansury di sela-sela acara Indonesia Inverstment Forum (IIF) 2012 di hotel Four Seasons, Jakarta, Senin (17/9/2012).
"Kalau melihat dari tingkat suku bunga Jibor, dan lain sebagainya itu kalau kita lihat belum mengalami adanya peningkatan yang berarti. Jadi kalau kita lihat secara umum ya kondisi likuiditas, baik yang sifatnya rupiah, maupun yang dalam bentuk USD, masih sangat baik," jelas Pahala.
Pahala juga mengungkapkan jumlah likuiditas valas hingga saat ini, sudah lebih dari USD1,5 miliar. "Sampai sekarang kita sangat baik, kita punya lebih dari USD1,5 miliar. Kita lihat, masih di tingkat suku bunga Jibor," tambah Pahala.
Kondisi valas yang tergolong positif tersebut, kata Pahala, didukung oleh rendahnya Loan Deposit Rasio (LDR) yang masih hanya berada di kisaran 70 hingga 75 persen. Sehingga, hingga akhir tahun masih ada peluang untuk penyaluran kredit. "Masih ada ruang kredit valas tapi kita menjaga, sampai akhir tahun target kita tumbuh sekitar 8 persen," tukasnya.
Sementara, dari sisi pertumbuhan Produk Giro dan Tream Deposito (TD) Valas, dipandang Pahala mengalami peningkatan cukup signifikan yakni menjadi sekira 24 persen. "Sekarang kita mencari pasar-pasar yang kondisinya baik, mungkin itu terkait pertumbuhan giro kita yang berhasil meningkat menjadi 24 persen," imbuhnya. (mai)
(gpr)
Lihat Juga :