Terminal Jatijajar Depok habiskan Rp50 M

Selasa, 18 September 2012 - 15:17 WIB
Terminal Jatijajar Depok...
Terminal Jatijajar Depok habiskan Rp50 M
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Kota Depok terus membangun Terminal tipe A di kawasan Jatijajar, Tapos, Depok yang menghabiskan anggaran Rp 50 milyar. Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Depok sedang menyelesaikan pembangunan tahap awal yakni berupa penyelesaian gedung kantor utama dan infrastruktur jalan.

Anggaran tahap kedua yakni berasal dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) sebesar Rp 2,5 milyar. Namun, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dindin Djaenuddin memastikan terminal Jatijajar belum bisa dioperasionalkan tahun ini, karena infrastruktur yang ada belum terbangun.

“Sekarang kita sedang melaksanakan permbangunan tahap kedua dari anggaran APBN Rp 2,5 Milyar. Itu pertama finishing bangunan kantor utama, menghubungkan jalan ke depan, tapi tahun sekarang tak bisa dioperasionalkan, karena jalannya belum terbangun, baru bisa dilaksanakan tahun 2013 pakai APBD,” katanya kepada wartawan di Balaikota Depok, Selasa (18/09/12).

Anggaran untuk membangun akses jalan keluar masuk terminal, kata Dindin, membutuhkan anggaran lebih dari Rp 5 milyar. “Tahun depan itu, butuh biaya besar, kurang lebih bisa lebih dari Rp 5 milyar, antara jalan in dan out tak sama, panjangnya sama tapi lebarnya tidak, target operasional 2013,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, Terminal Jatijajar nantinya akan disejajarkan dengan akses langsung masuk ke jalan Tol Cinere – Jagorawi (Cijago). Hal itu agar jalur perhubungan terintegrasi, sementara trayek angkutan umum akan ikut diatur.

“Pintu masuk akses tol, itu sudah merupakan keharusan, sudah barang tentu melalui proses, jalan yang ada sudah ada, tinggal pelebaran, itu kami sudah bicara dengan Kementrian PU dan Bappenas, tinggal masalah pembebasan lahan yang sedang digodok. Jadi kewajiban daerah, membiayayai pembebasan lahannya,” tandasnya.

Untuk mengatasi kemacetan di Jalan Margonda, Depok, Pemerintah Kota Depok membangun Terminal Jatijajar di Kecamatan Tapos, Depok tipe A bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan dan Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Pembebasan lahan proyek tersebut sudah terkatung – katung dilakukan sejak tahun 2004 sementara pematangan lahan baru dilakukan tahun 2009. Pembangunan tahap awal baru mulai dikerjakan pada 2010.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, PPKM Jadi Penyebabnya
Ekonomi Jabar Anjlok,...
Ekonomi Jabar Anjlok, Ridwan Kamil Minta Belanja Rutin Dimaksimalkan
Jawa Barat Diharapkan...
Jawa Barat Diharapkan Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Nasional
Pulihkan Ekonomi Warga...
Pulihkan Ekonomi Warga Jawa Barat melalui JaFest 2021
Ekonomi Jawa Barat Melambat,...
Ekonomi Jawa Barat Melambat, Ini Kata Kepala BI
Pemerintah Cabut Izin...
Pemerintah Cabut Izin Operasional 58 Perusahaan di Jawa Barat
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 menit yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
23 menit yang lalu
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
40 menit yang lalu
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
54 menit yang lalu
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
1 jam yang lalu
Infografis
Rusia Aktifkan Kembali...
Rusia Aktifkan Kembali Pesawat Pengintai M-55 Geophysica
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved