Mandiri tangani 22 obligasi
Rabu, 19 September 2012 - 09:27 WIB
Mandiri tangani 22 obligasi
A
A
A
Sindonews.com – PT Mandiri Sekuritas tercatat menangani 22 jasa penjaminan emisi surat utang (obligasi). Adapun, total nilai penjaminan emisi obligasi yang menjadi porsi perusahaan sekitar Rp6–8 triliun.
Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman mengatakan, hingga Agustus tahun ini sudah menangani obligasi 16 perusahaan. “Dari 16 perusahaan tersebut, porsi dari Mandiri Sekuritas sekitar Rp4-5 triliun,”kata dia di sela-sela acara Indonesia Investment Forum 2012 di Jakarta kemarin.
Dia menjelaskan, penerbitan obligasi tersebut berdominasi rupiah. Saat ini perusahaan sekuritas pelat merah tersebut sedang menangani penjaminan emisi obligasi enam perusahaan. Keenam perusahaan tersebut bergerak di sektor multifinance, properti, perbankan serta minyak dan gas (migas). Penerbitan obligasi keenam perusahaan tersebut akan dilakukan pada kuartal IV/2012.
“Keenam perusahaan yang akan menerbitkan obligasi di kuartal IV (2012) menggunakan buku Juni 2012,”ujar Iman.
Menurutnya,Mandiri Sekuritas bersama dengan sekuritas lain untuk melakukan jasa penjaminan emisi enam perusahaan tersebut.Dari enam perusahaan tersebut,porsi Mandiri Sekuritas sekitar Rp2–3 triliun. Adapun, obligasi yang diterbitkan enam perusahaan ini, juga berdenominasi mata uang lokal. Iman menuturkan, skema penerbitan obligasi pada kuartal IV tahun ini mayoritas menggunakan penerbitan umum berkelanjutan (PUB).
Disinggung mengenai kupon obligasi, yang akan diterbitkan keenam perusahaan tersebut, lanjut dia,tergantung kondisi pasar dan permintaan. Sementara, peringkat dari enam perusahaan tersebut, dia mengungkapkan, minimal A. Adapun, dana hasil penerbitan obligasi dari keenam perusahaan tersebut dialokasikan untuk modal kerja, ekspansi dan pembayaran kembali (refinancing) utang jatuh tempo.
Dengan demikian, jumlah perusahaan yang menggunakan jasa Mandiri Sekuritas untuk menangani penerbitan obligasinya sejak awal tahun hingga saat ini sebanyak 22 perusahaan, dengan porsi untuk Mandiri Sekuritas antara Rp6– 8triliun.
Dibanding tahun lalu, jumlah perusahaan yang menggunakan jasa Mandiri Sekuritas untuk melakukan penjaminan emisi obligasi pada tahun ini bertambah dua perusahaan. Tahun lalu tercatat sebanyak 14 perusahaan menggunakan jasa Mandiri Sekuritas untuk menerbitkan obligasi. Disinggung mengenai jasa penjamin pelaksana penawaran umum saham perdana (initialpublic offering/IPO), Iman enggan mengungkapkan. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Harry M Supoyo menyatakan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekuritas tersebut sejak awal tahun hingga Agustus tahun ini membukukan nilai penjaminan emisi untuk obligasi dan IPO mencapai Rp6,78 triliun.
“Untuk underwriting IPO saja, nilai emisinya mencapai Rp680 miliar. Itu setara pangsa pasar 12,7 persen,”ujar dia.
Mandiri Sekuritas, lanjutnya, telah menangani tiga IPO sejak awal tahun ini.Ketiga perusahaan tersebut,yakni PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), PT Toba Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM). Perseroan sebelumnya memasang target penjaminan 25 emisi obligasi dan IPO hingga penghujung tahun.
Pada semester II/ 2012, Mandiri Sekuritas berencana bisa menangani 11 penjaminan emisi obligasi dan delapan IPO. Sejumlah nama perusahaan yang ditangani Mandiri Sekuritas untuk IPO di enam bulan terakhir tahun ini,yakni PT Express Transindo Utama, PT Citra Borneo Indah, PT Semen Baturaja, PT Waskita Karya dan rights issue PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). (mai)
Direktur Investment Banking PT Mandiri Sekuritas Iman Rachman mengatakan, hingga Agustus tahun ini sudah menangani obligasi 16 perusahaan. “Dari 16 perusahaan tersebut, porsi dari Mandiri Sekuritas sekitar Rp4-5 triliun,”kata dia di sela-sela acara Indonesia Investment Forum 2012 di Jakarta kemarin.
Dia menjelaskan, penerbitan obligasi tersebut berdominasi rupiah. Saat ini perusahaan sekuritas pelat merah tersebut sedang menangani penjaminan emisi obligasi enam perusahaan. Keenam perusahaan tersebut bergerak di sektor multifinance, properti, perbankan serta minyak dan gas (migas). Penerbitan obligasi keenam perusahaan tersebut akan dilakukan pada kuartal IV/2012.
“Keenam perusahaan yang akan menerbitkan obligasi di kuartal IV (2012) menggunakan buku Juni 2012,”ujar Iman.
Menurutnya,Mandiri Sekuritas bersama dengan sekuritas lain untuk melakukan jasa penjaminan emisi enam perusahaan tersebut.Dari enam perusahaan tersebut,porsi Mandiri Sekuritas sekitar Rp2–3 triliun. Adapun, obligasi yang diterbitkan enam perusahaan ini, juga berdenominasi mata uang lokal. Iman menuturkan, skema penerbitan obligasi pada kuartal IV tahun ini mayoritas menggunakan penerbitan umum berkelanjutan (PUB).
Disinggung mengenai kupon obligasi, yang akan diterbitkan keenam perusahaan tersebut, lanjut dia,tergantung kondisi pasar dan permintaan. Sementara, peringkat dari enam perusahaan tersebut, dia mengungkapkan, minimal A. Adapun, dana hasil penerbitan obligasi dari keenam perusahaan tersebut dialokasikan untuk modal kerja, ekspansi dan pembayaran kembali (refinancing) utang jatuh tempo.
Dengan demikian, jumlah perusahaan yang menggunakan jasa Mandiri Sekuritas untuk menangani penerbitan obligasinya sejak awal tahun hingga saat ini sebanyak 22 perusahaan, dengan porsi untuk Mandiri Sekuritas antara Rp6– 8triliun.
Dibanding tahun lalu, jumlah perusahaan yang menggunakan jasa Mandiri Sekuritas untuk melakukan penjaminan emisi obligasi pada tahun ini bertambah dua perusahaan. Tahun lalu tercatat sebanyak 14 perusahaan menggunakan jasa Mandiri Sekuritas untuk menerbitkan obligasi. Disinggung mengenai jasa penjamin pelaksana penawaran umum saham perdana (initialpublic offering/IPO), Iman enggan mengungkapkan. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Harry M Supoyo menyatakan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekuritas tersebut sejak awal tahun hingga Agustus tahun ini membukukan nilai penjaminan emisi untuk obligasi dan IPO mencapai Rp6,78 triliun.
“Untuk underwriting IPO saja, nilai emisinya mencapai Rp680 miliar. Itu setara pangsa pasar 12,7 persen,”ujar dia.
Mandiri Sekuritas, lanjutnya, telah menangani tiga IPO sejak awal tahun ini.Ketiga perusahaan tersebut,yakni PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX), PT Toba Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM). Perseroan sebelumnya memasang target penjaminan 25 emisi obligasi dan IPO hingga penghujung tahun.
Pada semester II/ 2012, Mandiri Sekuritas berencana bisa menangani 11 penjaminan emisi obligasi dan delapan IPO. Sejumlah nama perusahaan yang ditangani Mandiri Sekuritas untuk IPO di enam bulan terakhir tahun ini,yakni PT Express Transindo Utama, PT Citra Borneo Indah, PT Semen Baturaja, PT Waskita Karya dan rights issue PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). (mai)
(gpr)
Lihat Juga :