Masalah lahan Tol Cijago, ganggu investor lain
Rabu, 19 September 2012 - 17:36 WIB
Masalah lahan Tol Cijago, ganggu investor lain
A
A
A
Sindonews.com - Adanya masalah pembebasan lahan pada proses pembangunan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago), ternyata tidak hanya berdampak pada proyek infrastruktur tersebut. Namun, hal itu juga berdampak langsung pada para investor yang ingin menanamkan modal di Depok.
"Memang salah satu hambatan pembangunan jalan tol, salah satunya Tol Cijago adalah pembebasan lahan tol. Lamanya pembebasan lahan tol menuju Cinere menjadikan investor menimbang-nimbang. Yah dampaknya otomatis," kata Direktur Utama PT Puri Dibya Property Margo City, Johannes Irawan di Margo City, Rabu (19/9/2012).
Johannes menambahkan salah satu kendala dalam pembebasan lahan tol adalah sengketa lahan. Ada satu bidang tanah yang diakui oleh empat orang. Kondisi itu membuat bingung, karena pembayarannya harus ke orang yang mana.
"Banyak sengketa lahan. Ada satu lahan diakui oleh empat orang. Nah, pembayarannya ke siapa. Ini lah salah satu yang menghambat dan ini tugas Pemerintah. Para investor menginginkan kepastian hukum," tegasnya.
Menurut Johannes, pembangunan Tol Cijago berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Depok. Buktinya saat Seksi I dalam tahap pembangunan investor berlomba-lomba membangun apartemen dan pusat bisnis. Apalagi jika Seksi II dan Seksi III sudah selesai.
Maka para investor pun akan langsung menanamkan modalnya. "Kami akan membangun pusat perbelanjaan di Depok lima tahun lagi. Saat ini kami akan membangun hotel," imbuhnya.
Kepala Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Cijago, Sugandhi menyatakan saat ini pembebasan lahan Tol Cijago Seksi II telah mencapai 75 persen atau sekitar 35 hektare dari total lahan Seksi II seluas 53 hektare.
"Memang sengketa lahan menjadi salah satu penyebab lamanya proses pembebasan lahan. Kami saat ini terus berusaha. Saat ini sedang proses pembangunan terowongan penghubung Seksi I ke Seksi II," paparnya. (mai)
"Memang salah satu hambatan pembangunan jalan tol, salah satunya Tol Cijago adalah pembebasan lahan tol. Lamanya pembebasan lahan tol menuju Cinere menjadikan investor menimbang-nimbang. Yah dampaknya otomatis," kata Direktur Utama PT Puri Dibya Property Margo City, Johannes Irawan di Margo City, Rabu (19/9/2012).
Johannes menambahkan salah satu kendala dalam pembebasan lahan tol adalah sengketa lahan. Ada satu bidang tanah yang diakui oleh empat orang. Kondisi itu membuat bingung, karena pembayarannya harus ke orang yang mana.
"Banyak sengketa lahan. Ada satu lahan diakui oleh empat orang. Nah, pembayarannya ke siapa. Ini lah salah satu yang menghambat dan ini tugas Pemerintah. Para investor menginginkan kepastian hukum," tegasnya.
Menurut Johannes, pembangunan Tol Cijago berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Depok. Buktinya saat Seksi I dalam tahap pembangunan investor berlomba-lomba membangun apartemen dan pusat bisnis. Apalagi jika Seksi II dan Seksi III sudah selesai.
Maka para investor pun akan langsung menanamkan modalnya. "Kami akan membangun pusat perbelanjaan di Depok lima tahun lagi. Saat ini kami akan membangun hotel," imbuhnya.
Kepala Tim Pengadaan Tanah (TPT) Tol Cijago, Sugandhi menyatakan saat ini pembebasan lahan Tol Cijago Seksi II telah mencapai 75 persen atau sekitar 35 hektare dari total lahan Seksi II seluas 53 hektare.
"Memang sengketa lahan menjadi salah satu penyebab lamanya proses pembebasan lahan. Kami saat ini terus berusaha. Saat ini sedang proses pembangunan terowongan penghubung Seksi I ke Seksi II," paparnya. (mai)
(gpr)
Lihat Juga :