RI target 98.000 wisatawan Prancis

Kamis, 20 September 2012 - 11:54 WIB
RI target 98.000 wisatawan...
RI target 98.000 wisatawan Prancis
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menargetkan 98.000 wisatawan dari Prancis pada semester kedua 2012. Hal ini untuk memenuhi target kunjungan 197.000 wisatawan Prancis tahun ini.

”Pada Januari hingga Juli 2012, wisatawan dari Prancis yang datang ke Indonesia sudah mencapai 99.000 orang,” kata Kepala Subdit Promosi Wilayah Eropa, Direktorat Promosi Pariwisata Luar Negeri Kemenpakref Molly Prabawaty di sela-sela pembukaan stan Indonesia di ajang International French Travel Market (IFTM) Top Resa Paris di Paris, Prancis, Selasa 18 September 2012.

Indonesia sudah ketiga kalinya mengikuti IFTM. Stan yang dibuat pada tahun ini lebih luas dibandingkan tahun lalu yang berukuran 6x6 meter persegi. Sudut Indonesia memiliki luas dengan ukuran 7 x 6 meter persegi.

”Ada 10 perusahaan tur maupun hotel yang mengikuti pameran kita di Paris. Saya berharap banyak transaksi bisnis dalam pameran empat hari ini,” tuturnya.

Molly optimistis bisa menarik 98.000 wisatawan asal Prancis. Pasalnya, pada Desember atau akhir tahun ini, wisatawan Prancis banyak yang menghabiskan musim dingin di luar negeri. ”Ini yang kita manfaatkan pada pameran kali ini. Kita punya Raja Ampat, Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur yang bisa ditawarkan kepada wisatawan Prancis,” kata wanita berparas ayu ini.

Molly menjelaskan, untuk Eropa, kunjungan wisatawan paling tinggi ke Indonesia berasal dari Inggris sebanyak 112.642, disusul Prancis sebanyak 97.395 dan Jerman 91.740 wisatawan. Secara keseluruhan,jumlah kunjungan itu naik dibandingkan tahun lalu.Jumlah kenaikan berkisar 2,68-7,35%.

Khusus Belanda, terjadi penurunan sekitar 6,5%,dari jumlah tahun lalu sebanyak 91.740 menjadi 86.140 wisatawan (Januari–Juli 2012). ”Kita masih punya pameran travel marketdi London, November nanti. Mudah-mudahan terjadi peningkatan kunjungan pada akhir tahun ini,” tuturnya.

Top Resa IFTM merupakan ajang bertemunya calon wisatawan dari Prancis dan sekitarnya. Tidak hanya calon wisatawan, ajang ini merupakan ajang bertemunya perusahaan tour and travel dari seluruh dunia. Dari Indonesia, ada 10 perusahaan yang mengikuti pameran di Paris.

Nabil Abderrahmani, perwakilan Pearl Tours and Travel, mengatakan, stan Indonesia memiliki perkembangan yang berarti.Tidak hanya semakin luas,tapi juga mampu menarik perhatian perusahaan dan wisatawan dari Prancis.

”Dulu wisatawan dari Prancis selalu dihandle dari perusahaan Prancis ketika berkunjung ke Indonesia. Tapi sekarang tidak lagi,” kata Nabil.

Menurut dia, pameran IFTM Top Resa Paris merupakan jembatan untuk menjemput calon wisatawan dari Prancis. ”Kita jual Bali sebagai gerbang wisatawan. Mereka juga kita tawari Yogya, Solo ,puncak Mahameru, Bromo, Sulawesi, dan banyak lagi,” jelasnya.

Dalam hari pertama pameran, rombongan Indonesia didatangi Menteri Pariwisata Republik Madagaskar Rakotomamonjy Jean Max. Menurut Rakotomamonjy, orang-orang Madagaskar berasal dari Indonesia sehingga ada banyak kesamaan karena banyak budaya yang mirip. ”Saya senang bertemu dengan Indonesia. Salam buat orang-orang Indonesia,” ujarnya kepada SINDO.

Laporan Wartawan SINDO
EDI PURWANTO
Paris, Prancis
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
19 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved