QE3 bisa picu investasi asing masuk RI
Kamis, 20 September 2012 - 17:32 WIB
QE3 bisa picu investasi asing masuk RI
A
A
A
Sindonews.com - Langkah Bank Sentral Amerika, The Fed mengeluarkan Quantitative Easing 3 (QE3) masih dirasakan hingga sekarang terutama untuk pasar domestik. QE3 dianggap mampu menjadi daya tarik bagi investor asing yang ingin berinvestasi di Indonesia.
Hal tersebut terlihat dari akumulasi nett buy yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama September 2012 yang mencapai Rp8,7 triliun.
Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Samsul Hidayat mengatakan hal tersebut menandakan investor asing masih menaruh kepercayaan terhadap fundamental Indonesia.
"Saat ini memang dana yang masuk perbandingannya sekira 60:40 untuk asing. Selain itu adanya sentimen positif tentu menambah minat dari investor asing," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Selain faktor QE3 tersebut, menurut analis MNC Securities Edwin Sebayang tingginya aksi beli yang dilakukan asing juga tidak terlepas dari masih murahnya valuasi saham di Indonesia.
"Ditambah dengan adanya stimulus QE 3 diprediksi dolar (AS) akan liquid sehingga daripada didahului dana-dana murah dari program tersebut. Para hedge fund, private equity fund berlomba masuk ke Indonesia," ungkapnya.
Edwin menambahkan bahwa sektor-sektor yang paling banyak dilirik oleh investor asing sampai 2012 antara lain perbankan, aneka industri dan akhir-akhir ini properti.
Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri menyebut QE3 yang dilakukan AS akan mendorong arus modal pindah ke emerging market.
Hal tersebut terlihat dari akumulasi nett buy yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama September 2012 yang mencapai Rp8,7 triliun.
Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Samsul Hidayat mengatakan hal tersebut menandakan investor asing masih menaruh kepercayaan terhadap fundamental Indonesia.
"Saat ini memang dana yang masuk perbandingannya sekira 60:40 untuk asing. Selain itu adanya sentimen positif tentu menambah minat dari investor asing," katanya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (20/9/2012).
Selain faktor QE3 tersebut, menurut analis MNC Securities Edwin Sebayang tingginya aksi beli yang dilakukan asing juga tidak terlepas dari masih murahnya valuasi saham di Indonesia.
"Ditambah dengan adanya stimulus QE 3 diprediksi dolar (AS) akan liquid sehingga daripada didahului dana-dana murah dari program tersebut. Para hedge fund, private equity fund berlomba masuk ke Indonesia," ungkapnya.
Edwin menambahkan bahwa sektor-sektor yang paling banyak dilirik oleh investor asing sampai 2012 antara lain perbankan, aneka industri dan akhir-akhir ini properti.
Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri menyebut QE3 yang dilakukan AS akan mendorong arus modal pindah ke emerging market.
(gpr)
Lihat Juga :