Bisnis digital printing di DIY menjanjikan

Senin, 24 September 2012 - 15:35 WIB
Bisnis digital printing...
Bisnis digital printing di DIY menjanjikan
A A A
Sindonews.com - Prospek usaha digital printing di Kota Yogyakarta, masih terbuka lebar. Produk dari digital printing, banyak diperlukan dalam berbagai kegiatan di masyarakat maupun dunia usaha.

“Pasar Yogyakarta cukup bagus, dengan banyak varian produk yang bisa ditawarkan ke pasar,” jelas Branch Manager Print-Mate, Solo Sutiyo di yogyakarta, Senin (24/9/2012).

Menurutnya, digital printing kini tidak hanya sebatas untuk produk outdoor seperti baliho. Namun juga berbagai bentuk, mulai dari stiker, sablon kaos hingga pernak-pernik yang lain masih banyak yang bisa dihasilkan.

Produk-produk seperti ini telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Mulai dari sekedar promosi, souvenir, hingga untuk kebutuhan usaha. “Masalah di Yogyakarta ada perang tarif, ini yang harus dijaga,” ujarnya.

Event and Public Relations PT Mimaki Indonesia, Dody Sanjaya mengatakan, PT Mimaki baru berdiri sejak April 2012 lalu. Namun selama ini sudah banyak berkiprah dalam urusan penjualan peralatan, support dealer ataupun tehnical Support.

Pemegang merk asal Jepang ini mengatakan pasar di Indonesia cukup terbuka, termasuk di Yogyakarta. Pertumbuhan usaha digital printing sangat cepat dan hampir ada di setiap kota. Bahkan di Yogyakarta, kini banyak bertebaran hingga pinggiran kota. “Produk digital ini sudah menggeser konsep lama seperti spanduk kain,” tuturnya.

PT Mimaki, setidaknya memiliki empat alat untuk memproduksi digital printing. Salah satunya adalah sign graffic, untuk mencetak baliho, X Banner dengan ukuran yang cukup besar. Lebar maksimal 3,2 meter dengan panjang tak terhingga. Alat lain yang dimiliki adalah Acrilic grafir, untuk mencetak gantungan kunci, mug, cover handphone hingga produk lain berbahan acrilis.

“Kita juga miliki Textile Apparel yang cocok untuk industri garmen, karena desain lebih bebas dengan warna komplit termasuk gradasi. Harga setiap produk yang ditawarkan inipun cukup murah, sekitar Rp300 juta. Investasi ini akan cepat kembali, dengan peluang pasar yang terbuka lebar," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Warnai Pasar Kaos dan...
Warnai Pasar Kaos dan Totebag Anak Muda, Katote Hadir dengan Desain Unik Sarat Makna
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Industri Kreatif Gusar...
Industri Kreatif Gusar Gara-gara RPP Kesehatan
Misi Flux Creative Universe...
Misi Flux Creative Universe Membangun Avengers di Industri Kreatif
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
38 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved