Hari pertama tarif naik, penumpang KRL kondusif

Senin, 01 Oktober 2012 - 10:44 WIB
Hari pertama tarif naik,...
Hari pertama tarif naik, penumpang KRL kondusif
A A A
Sindonews.com - Hari pertama diterapkannya kenaikkan tarif Kereta Api Listrik (KRL) Commuter Line sebesar Rp2.000, kondisi di lapangan terpantau masih kondusif. PT KAI mengaku berterima kasih kepada masyarakat karena masih memaklumi kenaikan tarif tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek, Makmur Syaheran mengatakan, pantauan pihaknya pada hari pertama menunjukkan kondisi yang masih cukup kondusif. "Tidak ada kejadian yang menonjol," kata dia kepada wartawan saat ditemui di Stasiun Depok Baru, Senin (1/10/2012).

Dia menjelaskan, timnya telah memantau kondisi langsung di lapangan hampir di seluruh titik stasiun di kawasan Jakarta, Depok, Bekasi dan Tangerang (Jabodetabek).

"Pantauan kami hari pertama, baik dari lintas Bogor jam 04.30 WIB kereta pertama, kemudian jam 05.00 di Bekasi dan Serpong, lintas perjalanan kereta lancar," tambahnya.

Berdasarkan hasil pantauan Sindonews.com di lapangan, tidak ada gejolak berarti dari masyarakat dalam menyikapi kenaikan tarif tersebut. "Tidak apa-apa naik, semoga pelayanannya juga tambah baik," ujar Susi (24), salah seorang penumpang KRL yang ditemui Sindonews.com di stasiun Depok Baru.

Sementara menanggapi berbagai gejolak yang sebelumnya terjadi menjelang diterapkannya tarif baru KRL Commuter Line tersebut, Makmur menyatakan sebagai hal yang wajar. Dia menilai sikap masyarakat tersebut sebagai masukan yang positif bagi PT KAI.

"Yang namanya sesuatu yang baru tentu ada yang setuju ada yang menolak. Tapi kita lihat dulu penolakannya seperti apa, karena kalau disampaikan dengan benar tentu bisa menjadi masukan bagi kami," imbuhnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aturan Baru, Kapasitas...
Aturan Baru, Kapasitas Penumpang KRL Commuter Jabodetabek Kini 80 Persen
Pengguna KRL Selama...
Pengguna KRL Selama Semester I/2022 Mencapai 89,9 Juta Penumpang
Tiket KRL Jabodetabek...
Tiket KRL Jabodetabek Berbasis NIK Mulai Diberlakukan pada 2025
Ada SO-6 di Stasiun...
Ada SO-6 di Stasiun Manggarai, Berikut Penyesuaian Jadwal KRL
Pemerintah Tidak Merekomendasikan...
Pemerintah Tidak Merekomendasikan Impor KRL Bekas dari Jepang
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
22 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
43 menit yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved