MTI dukung tarif parkir dinaikkan
Selasa, 02 Oktober 2012 - 10:09 WIB
MTI dukung tarif parkir dinaikkan
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat Trasportasi Indonesia (MTI) mendukung pemerintah untuk menaikkan tarif parkir kendaraan roda empat di sejumlah wilayah di Jakarta karena cara ini dinilai bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan di Jakarta.
Pengamat transportasi dari Masyarakat Trasportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan, banyaknya produk mobil murah yang diluncurkan sejumlah perusahaan otomotif akan memperparah kemacetan di Ibu Kota.
"Salah satu cara untuk menghadang agar mobil murah tak berseliweran di jalan adalah dengan melipatgandakan tarif parkir dan mengubah jadi model parkir berlangganan. Parkir tak sekadar untuk menggenjot PAD (pendapatan asli daerah), tapi bagian dari manajemen transportsi. Parkir di Jakarta termurah di dunia untuk kota-kota metropolitan," kata dia ketika dihubungi Sindonews.com, Selasa (2/10/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, ada sejumlah dampak positif yang didapat jika tarif parkir bisa segera direalisasikan.
"Dengan jumlah kendaraan bermotor yang ada, pendapatan bisa mencapai Rp 1 triliun per tahun untuk on street parking. Itu belum termasuk wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Dari situ, petugas bisa digaji bulanan. Pendapatan parkir, sebagian juga bisa digunakan untuk subsidi trans Jakarta," simpulnya.
Pengamat transportasi dari Masyarakat Trasportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan, banyaknya produk mobil murah yang diluncurkan sejumlah perusahaan otomotif akan memperparah kemacetan di Ibu Kota.
"Salah satu cara untuk menghadang agar mobil murah tak berseliweran di jalan adalah dengan melipatgandakan tarif parkir dan mengubah jadi model parkir berlangganan. Parkir tak sekadar untuk menggenjot PAD (pendapatan asli daerah), tapi bagian dari manajemen transportsi. Parkir di Jakarta termurah di dunia untuk kota-kota metropolitan," kata dia ketika dihubungi Sindonews.com, Selasa (2/10/2012).
Lebih lanjut dia menjelaskan, ada sejumlah dampak positif yang didapat jika tarif parkir bisa segera direalisasikan.
"Dengan jumlah kendaraan bermotor yang ada, pendapatan bisa mencapai Rp 1 triliun per tahun untuk on street parking. Itu belum termasuk wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Dari situ, petugas bisa digaji bulanan. Pendapatan parkir, sebagian juga bisa digunakan untuk subsidi trans Jakarta," simpulnya.
(rna)