Geser Microsoft, Google nomor dua terbesar

Rabu, 03 Oktober 2012 - 10:38 WIB
Geser Microsoft, Google...
Geser Microsoft, Google nomor dua terbesar
A A A
Sindonews.com - Google Inc menggeser posisi Microsoft Corp sebagai perusahaan teknologi terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. Keberhasilan Google dipicu berkembangnya pasar komputasi awan melalui internet sehingga mengurangi permintaan terhadap perangkat lunak yang diinstal pada komputer.

Kapitalisasi pasar perusahaan mesin pencarian internet saat ini sebesar USD249,9 miliar, setelah harga sahamnya mencapai USD761,78 atau naik 0,96 persen pada perdagangan di Bursa New York awal pekan ini. Sementara,saham Microsoft turun sebesar 0,91 persen menjadi USD29,49 dengan kapitalisasi pasar USD247,2 miliar.

Tetapi, kapitalisasi Google Inc masih jauh di bawah perusahaan teknologi komputer Apple Inc yang pada hari yang sama melemah 1,16 persen menjadi USD659,39. Dengan harga saham sebesar itu, kapitalisasi pasar Apple kini mencapai USD618 miliar.

Harga saham Google Inc mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini karena posisinya yang tepat pada saat pertumbuhan pasar internet dan didukung mesin pencari yang dominan serta sistem operasi Android mobile dan layanan video YouTube.

Saham perusahaan yang didirikan Larry Page dan Sergey Brin pada pekan lalu juga mendapat dorongan dari Citigroup yang menyatakan bahwa harga saham Google dapat meningkat secara signifikan dalam 12 bulan ke depan.

Direktur Pelaksana Research Global Equities Trip Chowdhry mengatakan,kedua perusahaan yakni Google dan Apple memiliki momentum yang kuat di sektor internet mobile. “Tetapi, kecepatan inovasi Google jauh melebihi perusahaan lain,” ujarnya dikutip AFP kemarin.

Dia menambahkan,antusiasme Microsoft saat ini sedikit memudar, meskipun perusahaan akan meluncurkan sistem operasi Windows 8 dalam waktu dekat disertai adanya dorongan ke pasar tablet dan ponsel. Menanggapi kekalahan Microsoft, analis Wedge Partners Corp Martin Pyykkonen mengungkapkan, saat ini bisnis perangkat keras komputer tengah berjuang di tengah teknologi mobile.

“Transisi di sini adalah cukup sederhana,yakni sebagian besar memilih sistem komputasi awan dan itu adalah website,” imbuhnya.

Dia menambahkan,hanya Apple yang pantas menjadi perusahaan dunia paling bernilai. Sebelumnya Apple juga pernah mengalahkan Microsoft pada 2010 karena naiknya penjualan dari iPhone dan iPad. Menurut perusahaan analisis internet ComScore Inc, saat ini Google menguasai 66 persen pasar pencarian internet di AS,sementara Microsoft jauh tertinggal, hanya 16 persen.

“Google berada dalam jalur yang tepat untuk menggantikan Facebook di AS sebagai website terbesar untuk menampilkan iklan, termasuk spanduk iklan,” kata ComScore.

Selain itu, Google juga diproyeksikan masih nomor satu bagi pasar iklan mobile di AS. Di samping itu,berdasarkan firma riset Gartner Inc, Google juga mendominasi sistem operasi smartphonedengan menguasai 64 persen pangsa pasar di kuartal II/2012, naik drastis dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 43 persen. Pesaingnya, Apple, berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 19 persen dan Microsoft hanya 2,7 persen.

Kinerja Microsoft dalam beberapa tahun mengalami penurunan akibat banyaknya pilihan gadget seperti komputer tablet dari berbagai vendor yang harganya cukup bersaing. Melihat kondisi ini, Microsoft segera meluncurkan Windows versi terbaru pada bulan depan yang mengusung teknologi layar sentuh untuk pasar komputer tablet.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Berita Terkini
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
9 menit yang lalu
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
9 menit yang lalu
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
27 menit yang lalu
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
56 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
1 jam yang lalu
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
1 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved