Express segera tambah 2.000 armada taksi
Rabu, 03 Oktober 2012 - 14:14 WIB
Express segera tambah 2.000 armada taksi
A
A
A
Sindonews.com - Guna melebarkan aktivitas usahanya, PT Express Transindo Utama (Persero) mengaku akan menambah sebanyak 2.000 unit taksi dan akan dilakukan setelah penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pada 5 November mendatang.
"Perseroan rencananya akan menambah 2.000 unit taksi reguler," terang Direktur Keuangan PT Express Transindo Utama, David Santoso saat dijumpai wartawan dalam paparan publiknya di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Namun demikian, pihaknya mengaku mengalami kendala dalam hal perizinan. Untuk itu pihaknya berencana melakukan akuisisi terhadap perusahaan target yang bergerak pada bidang yang sama.
"Kita akan akuisisi perusahaan target. Sektornya masih sama di bidang transportasi. Akuisisi ini lebih pada akuisisi izin armada yang dimiliki perusahaan target," lanjutnya.
Dalam prospektus yang telah diserahkan PT Express Transindo Utama kepada Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepeam LK) diketahui perusahaan target yang dimaksud adalah PT Ekspres Mulia Kencana (EMK).
EMK sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa tranportasi yang belum beropersi tapi telah memiliki izin operasi sebanyak 2.000 unit armada taksi. "Jadi yang kita akuisisi itu izinnya," tegasnya.
"Perseroan rencananya akan menambah 2.000 unit taksi reguler," terang Direktur Keuangan PT Express Transindo Utama, David Santoso saat dijumpai wartawan dalam paparan publiknya di The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Namun demikian, pihaknya mengaku mengalami kendala dalam hal perizinan. Untuk itu pihaknya berencana melakukan akuisisi terhadap perusahaan target yang bergerak pada bidang yang sama.
"Kita akan akuisisi perusahaan target. Sektornya masih sama di bidang transportasi. Akuisisi ini lebih pada akuisisi izin armada yang dimiliki perusahaan target," lanjutnya.
Dalam prospektus yang telah diserahkan PT Express Transindo Utama kepada Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepeam LK) diketahui perusahaan target yang dimaksud adalah PT Ekspres Mulia Kencana (EMK).
EMK sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa tranportasi yang belum beropersi tapi telah memiliki izin operasi sebanyak 2.000 unit armada taksi. "Jadi yang kita akuisisi itu izinnya," tegasnya.
(gpr)
Lihat Juga :