Investasi dan Konsumsi Selamatkan Ekonomi Indonesia

Rabu, 03 Oktober 2012 - 17:26 WIB
Investasi dan Konsumsi...
Investasi dan Konsumsi Selamatkan Ekonomi Indonesia
A A A
Sindonews.com - Krisis utang yang sedang berlangsung di Eropa, posisi fiskal Amerika Serikat yang berbahaya, pelambatan pertumbuhan ekonomi di China berdampak pada negara-negara berkembang di Asia.

Melemahnya permintaan dari negara-negara industri membuat ekspor negara-negara berkembang di Asia secara umum menurun, tidak terkecuali Indonesia. Namun di tengah ketidakpastian perekonomian global, ekonomi Indonesia tetap tumbuh tinggi.

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) memproyeksikan tahun ini ekonomi Indonesia tumbuh 6,3 persen dan 6,6 persen pada 2013. Walaupun ekspor Indonesia menurun, investasi dan konsumsi meningkat sehingga mampu menggantikan kontribusi ekspor.

“Ekspor menurun, tapi investasi melonjak sehingga mampu menggantikan kontribusi ekspor, investasi menyumbang sekitar 4 dari pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6,3 persen, konsumsi juga tinggi,” jelas Ekonom Senior ADB Edimon Ginting di Kafe Pisa, Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Edimon Ginting menambahkan bahwa iklim investasi di Indonesia sedang baik. Bahkan berdasarkan data ADB, Indonesia adalah salah satu tujuan investasi terbaik saat ini. Menurut dia, Indonesia dianggap salah satu tempat paling baik untuk investasi, yang hanya kalah dari China, Amerika Serikat, dan India.

Secara umum kondisi ekonomi Indonesia masih akan tetap stabil meski ekspor menurun. “Ketahanan eksternal kita cukup baik, cadangan devisa di Bank Indonesia cukup tinggi, jadi defisit anggaran beberapa bulan ini masih tidak berpengaruh signifikan,” simpul Edimon Ginting.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
6 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
7 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved