Newmont minta restu pemerintah PHK 100 karyawan
Rabu, 03 Oktober 2012 - 17:57 WIB
Newmont minta restu pemerintah PHK 100 karyawan
A
A
A
Sindonews.com - PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) memastikan telah memecat 100 karyawan. Dilanjutkan dari memorandum sebelumnya, karyawan tersebut merupakan tenaga kerja nasional, dimana 2,8 persen dari total seluruh karyawan.
"Evaluasi dan pelaksanaan pengurangan jumlah tenaga kerja tersebut dimulai dengan mengurangi sekitar 100 dari 4000-an karyawan PT NNT saat ini," kata Presiden Direktur PT NNT, Martiono Hadianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/10/2012)
Dirinya mengaku telah melapor ke pemerintah terkait hal itu. Bahkan menurutnya, dalam pelaksanaan pemecatan tersebut, perusahaan akan melakukannya berdasarkan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan dan peraturan perundangan lainnya.
"Langkah pengurangan tenaga kerja ini telah disampaikan kepada pemerintah di departemen terkait," jelasnya.
Dia menambahkan, manajemen PT NNT telah mengevaluasi dan mengkaji struktur biaya perusahaan secara menyeluruh untuk memastikan tambang batu hijau dapat beroperasi lebih efektif dan efisien.
Kajian difokuskan pada seluruh biaya dengan melakukan pengurangan secara substansial terhadap biaya operasi (baik penambangan maupun pemrosesan), biaya modal dan biaya pendukung operasional lainnya.
"Upaya efisiensi yang telah dilakukan, antara lain menghilangkan sejumlah jasa kontraktor, mengurangi biaya penyediaan materi dan bahan tambang, serta biaya pendukung operasional lainnya," pungkasnya.
"Evaluasi dan pelaksanaan pengurangan jumlah tenaga kerja tersebut dimulai dengan mengurangi sekitar 100 dari 4000-an karyawan PT NNT saat ini," kata Presiden Direktur PT NNT, Martiono Hadianto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/10/2012)
Dirinya mengaku telah melapor ke pemerintah terkait hal itu. Bahkan menurutnya, dalam pelaksanaan pemecatan tersebut, perusahaan akan melakukannya berdasarkan Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan dan peraturan perundangan lainnya.
"Langkah pengurangan tenaga kerja ini telah disampaikan kepada pemerintah di departemen terkait," jelasnya.
Dia menambahkan, manajemen PT NNT telah mengevaluasi dan mengkaji struktur biaya perusahaan secara menyeluruh untuk memastikan tambang batu hijau dapat beroperasi lebih efektif dan efisien.
Kajian difokuskan pada seluruh biaya dengan melakukan pengurangan secara substansial terhadap biaya operasi (baik penambangan maupun pemrosesan), biaya modal dan biaya pendukung operasional lainnya.
"Upaya efisiensi yang telah dilakukan, antara lain menghilangkan sejumlah jasa kontraktor, mengurangi biaya penyediaan materi dan bahan tambang, serta biaya pendukung operasional lainnya," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :