Laba produsen BlackBerry anjlok 31%

Rabu, 03 Oktober 2012 - 20:12 WIB
Laba produsen BlackBerry...
Laba produsen BlackBerry anjlok 31%
A A A
Sindonews.com - Laba produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM) mengaku sampai September lalu, pendapatannya hanya USD2,9 miliar. Angka ini turun 31 persen dari USD4,2 miliar di kuartal yang sama tahun lalu.

Pendapatan selama kuartal dua ini, menurut RIM didapat dari 60 persen untuk perangkat keras (hardware), 35 persen untuk layanan dan lima persen untuk perangkat lunak (software) dan pendapatan lainnya.

"Selama kuartal kedua, RIM mengirim sekira 7,4 juta smartphone BlackBerry dan 130 ribu tablet BlackBerry PlayBook," demikian dikutip dari siaran persnya, Rabu (3/10/2012)

Adapun pelanggan BlackBerry di seluruh dunia, tambahnya meningkat menjadi 80 juta di seluruh dunia .

"Adapun secara tunai, setara tunai, investasi jangka pendek dan jangka panjang meningkat sekira USD100 juta menjadi USD2,3 miliar pada akhir kuartal kedua," tambahnya.

Adapun kerugian bersih RIM sesuai sistem akuntansi di Amerika Serikat (GAAP) di kuartal ini adalah sebesar USD235 juta atau 0.45 per saham terdilusi, termasuk USD136 juta di pra-pajak biaya restrukturisasi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengapa BlackBerry Bangkrut?...
Mengapa BlackBerry Bangkrut? Ini 3 Alasannya!
Hari Ini BlackBerry...
Hari Ini BlackBerry Lawas Resmi Disuntik Mati
Layanan BlackBerry 7.1...
Layanan BlackBerry 7.1 dan 10 Tinggal Menghitung Hari
Akhir Perjalanan BB,...
Akhir Perjalanan BB, OnwardMobility Ogah Produksi BlackBerry 5G
Nasib BlackBerry Sekarang,...
Nasib BlackBerry Sekarang, Nyerah Jualan HP Banting Setir ke Software Keamanan
Sempat Jadi Raja Smartphone...
Sempat Jadi Raja Smartphone Dunia, Harga HP BlackBerry Sekarang Tinggal Segini
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved