Pemerintah akan evaluasi komitmen RIM
Kamis, 04 Oktober 2012 - 15:36 WIB
Pemerintah akan evaluasi komitmen RIM
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah mengaku akan mengevaluasi hubungan kerja sama antar Indonesia dengan Research In Motion (RIM) menyusul gangguan jaringan yang telah terjadi hingga ketiga kalinya.
"Pemerintah masih menunggu dari mereka (RIM), kita juga mintakan komitmen mereka seperti apabila terjadi lagi," terang Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Gatot Dewa Broto saat dihubungi Sindonews, Kamis (4/10/2012).
Dirinya pun mengaku evaluasi dilakukan pemerintah Indonesia melalui Kemenkominfo bila dari hasil keterangan yang disampaikan pihak RIM dianggap tidak sesuai dan lebih merugikan pengguna BlackBerry di Indonesia.
"Kita lihat dulu keterangan mereka seperti apa? Komitmen mereka bagaimana? Bila terulang lagi, baru kita evaluasi untuk kedepannya," lanjut Gatot.
Tindakan itu, kata Gatot, perlu dilakukan guna melindungi para konsumen di tanah air sekaligus menunjukkan kedaulatan Pemerintah Indonesia dalam hal komunikasi.
"Nah, biar tidak terulang kembali itu yang mesti kita tindak. Soalnya kalau tidak ditindak, nanti dikira pemerintah melakukan pembiaran," tandasnya.
Sebelumnya, terkait gangguan jaringan yang terjadi pada Research In Motion (RIM) kemarin, Pemerintah mengaku merasa sangat dirugikan.
Kerugian yang disandang Pemerintah sendiri bukan pada soal materi, tetapi lebih pada citra pemerintah yang ikut buruk. Pasalnya, gangguan yang terjadi bertepatan pada momen-momen penting yang menyudutkan pihak Pemerintah.
"Pemerintah masih menunggu dari mereka (RIM), kita juga mintakan komitmen mereka seperti apabila terjadi lagi," terang Kepala Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), Gatot Dewa Broto saat dihubungi Sindonews, Kamis (4/10/2012).
Dirinya pun mengaku evaluasi dilakukan pemerintah Indonesia melalui Kemenkominfo bila dari hasil keterangan yang disampaikan pihak RIM dianggap tidak sesuai dan lebih merugikan pengguna BlackBerry di Indonesia.
"Kita lihat dulu keterangan mereka seperti apa? Komitmen mereka bagaimana? Bila terulang lagi, baru kita evaluasi untuk kedepannya," lanjut Gatot.
Tindakan itu, kata Gatot, perlu dilakukan guna melindungi para konsumen di tanah air sekaligus menunjukkan kedaulatan Pemerintah Indonesia dalam hal komunikasi.
"Nah, biar tidak terulang kembali itu yang mesti kita tindak. Soalnya kalau tidak ditindak, nanti dikira pemerintah melakukan pembiaran," tandasnya.
Sebelumnya, terkait gangguan jaringan yang terjadi pada Research In Motion (RIM) kemarin, Pemerintah mengaku merasa sangat dirugikan.
Kerugian yang disandang Pemerintah sendiri bukan pada soal materi, tetapi lebih pada citra pemerintah yang ikut buruk. Pasalnya, gangguan yang terjadi bertepatan pada momen-momen penting yang menyudutkan pihak Pemerintah.
(gpr)
Lihat Juga :