KKP minta importir garam serap hasil panen

Kamis, 04 Oktober 2012 - 15:54 WIB
KKP minta importir garam...
KKP minta importir garam serap hasil panen
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menekankan kewajiban importir produsen garam untuk segera menyerap dan membeli hasil panen garam rakyat.

Selain itu, KKP juga meminta garam impor untuk konsumsi yang berada di gudang penyimpanan tidak dipasarkan terlebih dahulu. Pasalnya, sebanyak 12 importir produsen garam konsumsi telah menyepakati untuk menyerap garam rakyat dengan target penyerapan tahun ini sebesar 965 ribu ton.

Tercatat, stok yang ada di PT Garam per 14 September 2012 sebesar 89.000 ton, sedangkan sisa produksi 2011 sebesar 18.403 ton. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) 2012 sendiri menunjukkan hasil yang menggembirakan, dimana produksi garam yang bersumber dari tujuh sentral garam mencapai 693.676,021 ton.

Adapun hasil produksi garam rakyat dari 40 kabupaten/kota penerima PUGAR 2012 sebesar 827.960,73 ton, terdiri dari produksi lahan penerima BLM PUGAR sebesar 752.589,10 ton dan lahan non PUGAR 75.371,63 ton.

Selain itu, sisa stok garam rakyat tahun 2011 tercatat 30.127 ton. Masa panen raya garam rakyat sendiri akan berakhir Oktober 2012, sehingga KKP memastikan bahwa produksi garam rakyat diperkirakan mencapai target PUGAR sebesar 1,32 juta ton.

“Dengan demikian, estimasi kebutuhan garam konsumsi nasional sebesar 1,4 juta ton dapat terpenuhi dari produksi garam rakyat dan juga produksi yang dihasilkan oleh PT Garam,” tegas Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (4/10/2012).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Kelembagaan dan Kebijakan...
Kelembagaan dan Kebijakan Ekonomi
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Kemenag Segera Miliki...
Kemenag Segera Miliki Instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah
Kemendes PDT dan Transmigrasi...
Kemendes PDT dan Transmigrasi Ajak ISSF Sosialisasikan PP No. 11/2021 Terkait Kelembagaan BUMDES
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
6 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
7 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved