2013, BKSL anggarkan capex Rp500 M
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 16:04 WIB
2013, BKSL anggarkan capex Rp500 M
A
A
A
Sindonews.com - PT Sentul City Tbk (BKSL) menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai Rp500 miliar pada tahun 2013.
"Tahun 2013, kita anggarkan capex hampir mencapai Rp500 miliar," terang Wakil Presiden Direktur BKSL Andrian Budi Utama di Bogor, Jumat (5/10/2012).
Capex tersebut, kata Adrian sebagian besar dialokasikan untuk proyek pembangunan perumahan. "Ini untuk housing ya. Kalau yang lain-lain seperti yang kerjasama dengan rumah sakit dan universitas itu ada anak perusahaan kita," ujarnya.
Mengenai sumber pendanaan capex sebagian besar atau mencapai 70 persen berasal dari kas internal perseroan dan sisanya 30 persen dari pinjaman perbankan.
Sementara itu, meningkatnya tren pasar ke arah sektor properti turut dirasakan perseroan. PerseroanBKSL pada semester I tahun ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp144 miliar.
Capaian laba tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. "Pada semester I tahun 2012, Sentul City berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp144,156 Miliar atau meningkat 136,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," Chief Operating BKSL, Bob Mok.
Peningkatan laba bersih tersebut juga seiring meningkatnya pendapatan perusahaan yang telah mencapai Rp422,155 miliar pada semester I Tahun 2012. "Pendapatan meningkat 151,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," tambahnya.
Bob mengklaim, peningkatan tersebut tak lepas dari kerja keras timnya yang terus berupaya memberikan manfaat tambahan bagi konsumen Sentul City lewat berbaagai produk hunian yang ditawarkan.
"Kami Memberikan niai tambah pada produk seperti melengkapi hunian dengan perabot yang sesuai sehingga konsumen dapat langsung menempati rumah tersebut," tandasnya.
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, hingga Juni 2012 total asset yang dimiliki Sentul City tercatat menyentuh angka Rp5,8 triliun atau meningkat sebesar Rp541,277 milyar dari posisinya pada Desember 2011 yang hanya sebesar Rp5,29 triliun.
"Tahun 2013, kita anggarkan capex hampir mencapai Rp500 miliar," terang Wakil Presiden Direktur BKSL Andrian Budi Utama di Bogor, Jumat (5/10/2012).
Capex tersebut, kata Adrian sebagian besar dialokasikan untuk proyek pembangunan perumahan. "Ini untuk housing ya. Kalau yang lain-lain seperti yang kerjasama dengan rumah sakit dan universitas itu ada anak perusahaan kita," ujarnya.
Mengenai sumber pendanaan capex sebagian besar atau mencapai 70 persen berasal dari kas internal perseroan dan sisanya 30 persen dari pinjaman perbankan.
Sementara itu, meningkatnya tren pasar ke arah sektor properti turut dirasakan perseroan. PerseroanBKSL pada semester I tahun ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp144 miliar.
Capaian laba tersebut mengalami peningkatan signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. "Pada semester I tahun 2012, Sentul City berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp144,156 Miliar atau meningkat 136,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," Chief Operating BKSL, Bob Mok.
Peningkatan laba bersih tersebut juga seiring meningkatnya pendapatan perusahaan yang telah mencapai Rp422,155 miliar pada semester I Tahun 2012. "Pendapatan meningkat 151,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu," tambahnya.
Bob mengklaim, peningkatan tersebut tak lepas dari kerja keras timnya yang terus berupaya memberikan manfaat tambahan bagi konsumen Sentul City lewat berbaagai produk hunian yang ditawarkan.
"Kami Memberikan niai tambah pada produk seperti melengkapi hunian dengan perabot yang sesuai sehingga konsumen dapat langsung menempati rumah tersebut," tandasnya.
Lebih lanjut dirinya menyebutkan, hingga Juni 2012 total asset yang dimiliki Sentul City tercatat menyentuh angka Rp5,8 triliun atau meningkat sebesar Rp541,277 milyar dari posisinya pada Desember 2011 yang hanya sebesar Rp5,29 triliun.
(rna)
Lihat Juga :